BERITA TERKINI
Ni Nengah Widiasih Manfaatkan Bonus Prestasi untuk Rintis Usaha Kuliner di Denpasar

Ni Nengah Widiasih Manfaatkan Bonus Prestasi untuk Rintis Usaha Kuliner di Denpasar

Atlet para-powerlifting Indonesia, Ni Nengah Widiasih, memanfaatkan bonus prestasi dari pemerintah untuk membangun usaha kuliner sebagai langkah menyiapkan masa depan setelah karier olahraga. Ia menilai karier atlet memiliki batas waktu, sehingga perlu strategi keberlanjutan ekonomi sejak dini.

Pada Februari 2026, Ni Nengah resmi membuka rumah makan khas Bali “Babi Guling Balah Men Bingin” di kawasan Kesiman, Denpasar. Usaha tersebut menjadi upaya transformasi dari dunia olahraga ke sektor ekonomi produktif, sekaligus ditujukan untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Perhatian pemerintah terhadap atlet sekarang luar biasa. Dari bonus yang diberikan, saya bisa mengembangkan usaha sebagai bekal masa depan,” ujar Ni Nengah dalam siaran pers yang diterima InfoPublik pada Jumat (24/4/2026).

Ni Nengah dikenal sebagai peraih medali perunggu Paralimpiade Rio 2016 dan medali perak Paralimpiade Tokyo 2020. Berangkat dari pengalaman itu, ia mulai merintis usaha sebagai bagian dari persiapan menghadapi masa pascakarier di olahraga.

Usaha kuliner yang dijalankan juga berakar dari latar belakang keluarga. Ayahnya, yang memiliki keahlian memasak, menjadi sosok utama di balik dapur rumah makan, sementara Ni Nengah bersama keluarga mengelola operasional bisnis. Selain pertimbangan ekonomi, usaha ini juga memiliki nilai emosional untuk membantu sang ayah tetap produktif setelah kepergian ibunya.

Ni Nengah mengakui dunia kuliner menghadirkan tantangan berbeda dibanding olahraga. Ia perlu memahami proses bisnis secara menyeluruh, mulai dari produksi hingga pelayanan pelanggan. “Di balik satu hidangan ada banyak proses dan orang yang terlibat. Ini pengalaman baru bagi saya,” katanya.

Meski demikian, ia melihat usaha tersebut sebagai peluang untuk terus berkembang sekaligus memberi dampak sosial. Ni Nengah menegaskan bahwa tujuan utamanya bukan semata keuntungan, melainkan memberi manfaat bagi orang lain melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. “Saya tidak ingin sukses sendirian. Kalau punya usaha dan bisa membuka lapangan kerja, itu sudah sangat berarti,” ujarnya.

Langkah Ni Nengah mencerminkan bagaimana olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan kontribusi sosial. Upaya ini juga sejalan dengan dorongan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kemandirian ekonomi atlet.

Sumber: infopublik.id