BERITA TERKINI
Nasi Bakar Ayam Kian Diminati di Sumenep, Aroma Daun Pisang Jadi Daya Tarik

Nasi Bakar Ayam Kian Diminati di Sumenep, Aroma Daun Pisang Jadi Daya Tarik

Kuliner nasi bakar ayam semakin diminati masyarakat di Kabupaten Sumenep. Menu yang memadukan nasi berbumbu dengan suwiran ayam, lalu dibungkus daun pisang ini disebut menjadi favorit karena cita rasa gurih dan aroma khas bakaran yang menggugah selera.

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah pelaku usaha kuliner di Sumenep mulai menghadirkan beragam varian nasi bakar ayam. Pilihannya antara lain ayam pedas, ayam kemangi, hingga ayam sambal matah.

Proses pembakaran menggunakan arang dinilai menjadi kunci yang membuat rasa nasi semakin nikmat. Sariye, salah satu penjual nasi bakar di kawasan Kota Sumenep, mengatakan aroma daun pisang muncul saat dibakar dan membuat rasa nasi lebih khas. “Saat dibakar, aroma daun pisangnya keluar dan membuat rasa nasi lebih khas,” ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Dari sisi harga, nasi bakar ayam dinilai terjangkau dengan kisaran Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per porsi. Selain praktis, hidangan ini biasanya disajikan hangat dan dilengkapi sambal serta lalapan, sehingga cocok dinikmati saat makan siang maupun malam.

Sejumlah pelanggan mengaku tertarik karena nasi bakar ayam menawarkan sensasi berbeda dibanding nasi biasa. Dina, salah satu pembeli, menyebut perpaduan rasa gurih, aroma asap bakaran, dan porsi ayam yang melimpah menjadi alasan ia menyukainya. “Rasanya gurih, ada aroma asap bakaran, dan ayamnya melimpah. Cocok untuk pecinta makanan tradisional,” kata Dina.

Pelaku UMKM berharap tren ini dapat membantu meningkatkan penjualan kuliner lokal. Mereka juga mulai aktif memasarkan produk melalui media sosial dan layanan pesan antar untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Seorang pengamat kuliner menilai tren makanan tradisional modern seperti nasi bakar ayam menunjukkan masyarakat masih menyukai cita rasa nusantara.