MoreFood Expo Indonesia 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Pameran internasional ini menghadirkan ribuan produk makanan dan minuman serta menawarkan peluang bisnis kuliner bagi pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri.
Sejak hari pertama, area pameran dipadati pengunjung dari kalangan pelaku bisnis food and beverage (F&B), distributor, pemilik restoran, hotel, dan kafe, hingga masyarakat umum. Lorong pameran dipenuhi stan makanan, produk impor, perlengkapan dapur industri, serta berbagai inovasi kuliner dari dalam dan luar negeri.
Sejumlah pengunjung tampak mengantre untuk mencicipi produk yang dipamerkan. Di area lain, peserta pameran aktif menawarkan kerja sama kepada calon distributor dan buyer. Suasana business matching juga terlihat ramai melalui pertemuan antarpelaku usaha dari berbagai negara.
MoreFood Expo Indonesia 2026 diselenggarakan Huamo Group bersama Panorama Media. Pameran ini digelar bersamaan dengan Café & Brasserie Expo serta FLEI Business Show, yang disebut bertujuan memperkuat ekosistem bisnis kuliner, waralaba, dan industri makanan di Indonesia.
Dalam pembukaan acara, Wakil Presiden periode 2019–2024 KH Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa industri halal Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar internasional. Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan dalam industri makanan halal karena ditopang pasar domestik dan budaya kuliner yang kuat.
“Saya datang untuk membangun jembatan emas melalui industri pangan halal,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Ma’ruf menilai, industri halal tidak hanya terkait perdagangan, tetapi juga nilai, keamanan, dan kualitas produk yang dipercaya masyarakat global. “Kita berbicara tentang nilai, etik, keberkahan, keamanan, dan keadilan,” katanya.
Ia juga menyebut produk makanan halal Indonesia memiliki identitas budaya yang kuat dan berpeluang menjadi kekuatan ekonomi baru di pasar dunia. Menurutnya, industri halal perlu memberi ruang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Kita tidak ingin UMKM hanya menjadi penonton di panggung dunia,” tegasnya.
General Manager Huamo Group Carrie Wang mengatakan, MoreFood Expo dihadirkan untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pasar internasional. Pameran ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bisnis sekaligus memperluas akses industri makanan nasional ke pasar global. “MoreFood bukan sekadar pameran, tetapi gerakan membuka peluang baru,” tuturnya.
Carrie menjelaskan, MoreFood Expo Indonesia 2026 menghadirkan lebih dari 1.200 pemasok lokal dan internasional. Produk yang ditampilkan meliputi bahan baku makanan, makanan siap saji, pengemasan, teknologi pengolahan, hingga solusi rantai pasok industri pangan.
Pendiri dan Direktur Utama Huamo Group Wang Guo Ping menyatakan Indonesia menjadi salah satu pasar paling potensial di Asia Tenggara. Ia menilai pertumbuhan industri F&B nasional yang diperkirakan mencapai 7 hingga 8 persen pada 2026 membuka peluang besar bagi investasi dan perdagangan internasional. “Pameran ini menjadi jembatan perdagangan antara Indonesia dan pasar global,” katanya.
Ketua Asosiasi Makanan Impor Guangdong sekaligus Direktur Utama Worldex China Exhibitions Co Ltd Wolfgang Qi juga menilai Indonesia memiliki potensi pasar makanan yang besar dan terus berkembang. “Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar,” tuturnya.
Selain pameran produk, MoreFood Expo juga menghadirkan seminar bisnis, konferensi industri, demo memasak, serta sesi mencicipi makanan dari berbagai negara. Rangkaian kegiatan ini menarik minat pengunjung yang ingin melihat perkembangan terbaru industri kuliner dunia.
MoreFood Expo Indonesia 2026 berlangsung hingga 10 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai produk makanan sekaligus peluang bisnis kuliner dari pelaku industri lokal maupun internasional.

