Tren kuliner kembali diramaikan oleh kemunculan mochi dubai, dessert yang belakangan viral di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Popularitasnya didorong oleh tampilan yang dinilai mewah, tekstur yang berbeda dari mochi pada umumnya, serta sensasi isian yang lumer di bagian dalam.
Mochi dubai merupakan inovasi yang memadukan mochi khas Jepang dengan isian bercita rasa Timur Tengah, seperti pistachio, cokelat, dan kunafa. Kombinasi tersebut menghasilkan kontras tekstur: bagian luar lembut dan kenyal, sementara bagian dalam dapat terasa creamy atau crunchy, tergantung varian yang digunakan.
Sejumlah faktor disebut menjadi alasan dessert ini cepat dikenal luas, antara lain visual yang menarik untuk konten media sosial, sensasi tekstur yang unik, efek viral dari unggahan warganet, serta perpaduan budaya yang memberi daya tarik tersendiri. Beberapa varian yang kerap muncul di pasaran meliputi mochi cokelat pistachio, mochi kunafa, mochi matcha, hingga mochi dengan isian lumer bergaya “lava”.
Tren ini juga berkembang di Indonesia. Sejumlah pelaku UMKM dilaporkan mulai menghadirkan versi lokal dengan berbagai kreasi dan topping, seperti mochi cokelat dubai maupun mochi kunafa yang disesuaikan dengan selera konsumen. Perkembangan tersebut menunjukkan bagaimana tren global dapat diadaptasi menjadi inovasi kuliner lokal yang kreatif.
Dengan rasa yang dinilai unik serta tampilan yang menarik, mochi dubai pun menjadi salah satu dessert yang tengah ramai dibicarakan dan diburu di berbagai kanal media sosial.

