Perkembangan bisnis kuliner di Indonesia menunjukkan dinamika yang kian kuat seiring meningkatnya minat generasi muda untuk terjun sebagai wirausahawan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan McKinsey Food Service Report yang dirilis pada 2024 mencatat, generasi muda menyumbang lebih dari 50% dari total wirausahawan baru di sektor kuliner.
Namun, pertumbuhan jumlah pelaku usaha baru itu dibayangi tingkat kegagalan yang tinggi. Hanya satu dari lima bisnis baru yang mampu bertahan lebih dari tiga tahun. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya pemahaman terhadap operasional industri kuliner yang dinilai kompleks dan kompetitif.
Kondisi tersebut menegaskan kebutuhan pembekalan yang lebih terstruktur bagi pengusaha muda dan calon pelaku usaha. Pembekalan itu mencakup logika bisnis serta keterampilan teknis yang relevan dengan tuntutan pasar.
Dalam konteks ini, Ellenka menjalankan sejumlah inisiatif edukasi untuk mendukung pengembangan kapasitas pelaku industri kuliner. Sejak pertengahan 2024, Ellenka menggelar rangkaian acara Kolaborasa yang memberikan edukasi seputar tren kuliner dan pengembangan kompetensi kepada ratusan UMKM di berbagai kota, antara lain Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Tangerang.
Puncak rangkaian Kolaborasa berlangsung pada 9 Desember 2025 di Malang. Pada kegiatan tersebut, Ellenka menggandeng Schoko, BOLA Deli, dan Sriboga, serta menghadirkan Chef Angie Wiranata (Master Chef Indonesia) untuk membekali 110 pelaku usaha rumah tangga, UMKM, hingga business starter. Peserta mendapatkan wawasan mengenai prediksi tren kuliner 2026 dan strategi operasional yang lebih efisien.
Dalam sesi demonstrasi, Chef Angie Wiranata memperagakan pembuatan menu tren “Mochi Matcha” menggunakan RichCreme Whip Creme Powder. Demonstrasi ini ditujukan untuk memberi gambaran bagaimana inovasi produk dapat menyesuaikan diri dengan perubahan selera pasar.
Selain menyasar UMKM, Ellenka memperluas program edukasinya ke sektor pendidikan melalui Ellenka Program for Inspiring Class (EPIC). Program ini berfokus pada pengenalan standar industri kuliner, informasi tren F&B terkini, serta peluang karier dan kewirausahaan di sektor kuliner, sekaligus memberi gambaran mengenai tantangan dan peluang industri F&B.
EPIC telah digelar di SMK Santa Maria, Jakarta pada 20 Januari 2026 dan SMKN 57 Jakarta pada 22 Januari 2026. Dalam rangkaian kegiatan itu, sejumlah tokoh kuliner turut berbagi pengalaman, termasuk William Wongso yang hadir bersama para siswa SMKN 57 Menteng, Jakarta. Kegiatan EPIC juga mencakup materi tren dan inovasi produk yang fungsional bagi kesehatan, serta praktik langsung di dapur profesional.

