BERITA TERKINI
Michelin Guide Soroti Kuliner Tokyo: Dari Warisan Edo hingga Street Food dan Tren Fusion

Michelin Guide Soroti Kuliner Tokyo: Dari Warisan Edo hingga Street Food dan Tren Fusion

Tokyo kembali menjadi sorotan sebagai salah satu pusat kuliner terkemuka di Asia. Ragam makanan yang ditawarkan—mulai dari hidangan tradisional hingga jajanan populer—dinilai memperkuat posisi ibu kota Jepang ini sebagai destinasi gastronomi yang terus diminati.

Dalam ulasan yang dipublikasikan MICHELIN Guide, sejumlah hidangan khas Tokyo disebut memiliki akar panjang sejak era Edo. Salah satunya adalah sushi bergaya Edomae, yang menekankan teknik pengawetan ikan menggunakan garam atau cuka sebelum disajikan di atas nasi. Teknik tersebut digambarkan sebagai bagian dari warisan kuliner yang masih bertahan hingga kini.

MICHELIN Guide juga menempatkan tempura, soba, dan unagi sebagai hidangan klasik yang mencerminkan karakter kuliner Tokyo dari masa ke masa.

Di luar menu tradisional, makanan sehari-hari turut membentuk pengalaman kuliner bagi pendatang. Dalam laporan yamanote-line-tokyo.com, ramen disebut sebagai salah satu makanan yang paling banyak diburu, tidak hanya karena rasanya yang kuat, tetapi juga berkat variasi kuah yang membuat setiap kedai memiliki ciri khas tersendiri. Situs tersebut juga menyoroti udon dan soba yang kerap menjadi pilihan warga lokal saat membutuhkan makanan sederhana namun mengenyangkan, terutama ketika suhu udara menurun.

Pesona kuliner jalanan Tokyo pun dinilai tidak pernah surut. Berdasarkan penelusuran tokyolocalized.com, jajanan seperti takoyaki, yakitori, okonomiyaki, hingga taiyaki menjadi incaran wisatawan karena mudah ditemukan di sekitar pasar tradisional maupun area hiburan populer. Keberagaman street food itu disebut memberi kesempatan bagi wisatawan untuk mencicipi banyak rasa tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Tokyo juga terus memunculkan tren baru yang menarik perhatian generasi muda. Menurut aajapantours.com, hidangan modern seperti gyukatsu serta berbagai menu bergaya fusion Jepang-Barat kini banyak dijumpai di distrik ramai seperti Shinjuku dan Shibuya. Panduan tersebut menekankan bahwa perpaduan antara rasa tradisional dan inovasi membuat wisata kuliner di Tokyo terus berkembang dari tahun ke tahun.

Dengan kombinasi sejarah kuliner yang kuat dan kreativitas yang terus diperbarui, Tokyo dipandang konsisten menghadirkan pengalaman makan yang lengkap. Dari makanan pinggir jalan hingga hidangan klasik yang sarat tradisi, kota ini menawarkan spektrum rasa yang membuat banyak wisatawan ingin kembali.