Industri otomotif kembali menunjukkan peran yang melampaui fungsi mobilitas. Melalui program bertajuk Maxdecal Foodie, Maxdecal menggabungkan aktivitas touring dengan misi promosi kuliner UMKM, menjadikan kendaraan sebagai media promosi berjalan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner lokal.
Program ini dijalankan lewat kolaborasi dengan Pasutri Touring, menawarkan pendekatan baru dalam mempromosikan kuliner Nusantara. Project Director & RnD Maxdecal, Nofian Hendra, menyebut kolaborasi tersebut terjadi pada waktu yang tepat karena Pasutri Touring tengah merencanakan perjalanan panjang, sementara Maxdecal baru meluncurkan program berbasis promosi UMKM.
Menurut Nofian, kendaraan kini tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga dapat menjadi media promosi yang efektif karena langsung menjangkau masyarakat. Berbeda dari metode promosi konvensional, Maxdecal Foodie mengusung pendekatan storytelling yang tengah menjadi tren, dengan fokus pada eksplorasi kuliner daerah sekaligus menggali cerita di balik setiap hidangan.
Inisiatif ini juga mendapat apresiasi dari Irene Umar yang menilai kuliner sebagai salah satu bentuk diplomasi budaya Indonesia. Ia menyoroti potensi kekayaan rempah serta cerita di balik kuliner Nusantara untuk menarik perhatian global, dan menilai program semacam ini dapat mengangkat hidden gem kuliner agar lebih dikenal hingga ke tingkat internasional.
Kolaborasi turut melibatkan pasangan traveler Ricky Rinaldo dan Adriana Vonny Ramli yang dikenal sebagai full-time traveller. Keduanya disebut telah menempuh perjalanan lebih dari 65.000 kilometer menjelajahi berbagai wilayah Indonesia, termasuk lintas negara seperti Brunei dan Malaysia. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk membawa misi promosi UMKM ke berbagai daerah.
Touring terbaru bertajuk Maxdecal Journey to the East resmi dimulai pada 25 April 2026, dengan fokus wilayah Indonesia Timur dan Larantuka sebagai titik awal. Wilayah ini dipilih karena dinilai memiliki lanskap eksotis, budaya yang kuat, serta potensi kuliner yang belum banyak terekspos.
Dalam perjalanan tersebut, Pasutri Touring mengandalkan Yamaha NMAX Turbo TechMax Ultimate yang dilapisi stiker Maxdecal 9600 serta Paint Protection Film (PPF). Material ini disebut memiliki daya tahan tinggi terhadap panas, hujan, debu, dan paparan sinar UV, sehingga dinilai sesuai untuk kondisi ekstrem di Indonesia Timur. Selain berfungsi sebagai pelindung, stiker juga menjadi elemen visual untuk menyampaikan pesan promosi selama perjalanan.
Maxdecal juga menghadirkan stiker eksklusif di setiap titik kuliner yang dikunjungi sebagai penanda bahwa UMKM terkait telah mendapat dukungan promosi. Strategi ini disebut dapat meningkatkan visibilitas tanpa biaya besar, sementara pergerakan kendaraan memungkinkan pesan promosi menjangkau audiens lebih luas secara langsung.
Ke depan, Maxdecal melihat potensi besar pada industri stiker otomotif seiring perkembangan teknologi cetak dan integrasi digital. Kolaborasi lintas sektor seperti ini dinilai dapat membuka peluang baru, tidak hanya bagi industri otomotif, tetapi juga bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing. Melalui sinergi tersebut, Maxdecal Foodie diharapkan memberi dampak nyata bagi pengembangan kuliner lokal sekaligus memperkuat peran otomotif dalam mendukung ekonomi kreatif Indonesia.

