Di tengah tumbuhnya usaha kuliner lokal di Kota Kupang, Masakan Mami hadir sebagai UMKM yang menarik perhatian lewat sajian rumahan dengan cita rasa khas. Berawal dari dapur sederhana, usaha ini perlahan dikenal berbagai kalangan karena mengedepankan resep rumah dan penggunaan bahan yang dinilai berkualitas.
Pemilik Masakan Mami, Maria Ersilia Nokas, mengatakan ide merintis usaha tersebut muncul dari dorongan anaknya yang melihat potensi Maria dalam memasak. Hal itu ia sampaikan dalam program Obrolan Teras UMKM PRO 4 RRI Kupang, Kamis, 26 Maret 2026.
Maria menuturkan, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam membangun usaha. Ia bersama keluarga kecilnya kemudian sepakat untuk fokus mengembangkan bidang kuliner sebagai sumber penghidupan sekaligus ruang untuk berkarya.
“Awalnya dari anak yang melihat saya punya kemampuan memasak, lalu kami sepakat untuk mencoba mengembangkannya menjadi usaha,” ujarnya.
Dalam perjalanannya, Masakan Mami menawarkan menu yang beragam. Beberapa menu utama yang tersedia antara lain ayam lalapan spesial, ayam bakar, lumpia dengan berbagai varian, mie goreng, nasi goreng, pangsit, serta tahu bakso.
Selain itu, tersedia pula menu pendamping seperti brownies original dan varian keju (cheese), serta aneka cookies. Masakan Mami juga memiliki minuman racikan khas bernama thai sticky milk yang disebut menjadi salah satu daya tarik karena cita rasanya yang berbeda dan banyak diminati pelanggan.
Untuk sementara, layanan Masakan Mami masih berbasis pemesanan daring dengan sistem by order. Usaha ini belum menyediakan layanan makan di tempat, namun tetap berupaya memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Maria menegaskan prinsip yang ia pegang dalam menjalankan usaha adalah terus berkarya selama masih memiliki kemampuan dan semangat. Baginya, usaha kuliner tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga bentuk dedikasi untuk menghadirkan makanan berkualitas bagi masyarakat.
Seiring waktu, Masakan Mami disebut terus berkembang dan mulai memiliki pelanggan tetap. Konsistensi rasa, pelayanan yang ramah, serta semangat untuk berinovasi menjadi hal yang dijaga untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan. Keberadaan UMKM seperti Masakan Mami diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Kupang dan menginspirasi masyarakat untuk memulai usaha dari potensi yang dimiliki.

