BANTUL, 16 Mei 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan melalui Pusat Studi SDGs menggelar kegiatan bertajuk “Revitalisasi Visual dan Identitas Kuliner Lokal UMKM Soto Keceh Srikeminut” di Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDGs 16, 17, dan 18, yang mencakup penguatan masyarakat inklusif dan damai, kemitraan untuk mencapai tujuan, serta kelembagaan dinamis dan budaya desa adaptif.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyoroti kebutuhan dasar promosi usaha yang belum tersedia di UMKM tersebut, seperti menu dan banner. Mahasiswa kemudian berdiskusi langsung dengan pemilik usaha untuk memetakan informasi dan materi promosi yang diperlukan.
Revitalisasi difokuskan pada pembuatan, pencetakan, dan pemasangan banner serta penyusunan buku menu untuk memperkuat identitas visual warung. Pemilik UMKM menyambut baik pendampingan tersebut. “Saya malah sangat berterima kasih kalau mau dibikinin,” ujar Bapak Giono.
Keberadaan media promosi itu diharapkan dapat meningkatkan daya tarik usaha, menambah kenyamanan pelanggan, dan mendukung keberlanjutan penjualan. Kegiatan ini juga diposisikan sebagai bentuk penerapan nilai SDGs melalui keterlibatan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan usaha yang inklusif, memperkuat kerja sama antara akademisi dan masyarakat, serta mendorong UMKM desa beradaptasi dengan kebutuhan visual branding.
Ke depan, program pemberdayaan dan pendampingan UMKM serupa disebut akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam mendukung capaian target SDGs di tingkat lokal dan nasional. Melalui inisiatif ini, sinergi antara mahasiswa dan pelaku usaha lokal diharapkan terus menguat untuk mendorong kemandirian ekonomi kreatif dan keberlanjutan budaya desa yang adaptif.

