BERITA TERKINI
Mahasiswa Pakistan Serahkan Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan untuk Kebumen di Summer School Geokonservasi 2026

Mahasiswa Pakistan Serahkan Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan untuk Kebumen di Summer School Geokonservasi 2026

KEBUMEN—Kegiatan Summer School Geokonservasi 2026 di Kabupaten Kebumen menghadirkan sejumlah catatan, salah satunya kontribusi peserta dari Pakistan, Muhammad Aarif, yang menyerahkan rekomendasi kebijakan (policy brief) kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Penyerahan rekomendasi tersebut disampaikan Aarif dalam acara Gala Dinner di Pendopo Kabumian, Kamis (8/5/2026). Naskah itu disusun dalam waktu singkat dan memuat hasil observasi lapangan terkait pembangunan berkelanjutan yang tetap menjunjung kearifan lokal Kebumen.

“Kami berharap apa yang kami rancang dapat menjadi bahan acuan bagi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam,” ujar Aarif.

Dekan Fakultas Ilmu Bumi dan Teknologi ITB, Dr. techn. Dudy Darmawan Wijaya, menyampaikan ada empat target besar yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut. Selain aspek edukasi, ia menekankan penguatan identitas lokal dan peningkatan ekonomi melalui pariwisata berkualitas.

Menurut Dudy, pengembangan Geopark perlu memberi dampak berantai bagi masyarakat. “Melalui pengenalan warisan geologi yang mungkin satu-satunya di dunia ini, kita mendorong sektor UMKM, kuliner lokal, hingga bisnis travel untuk terus berkembang. Kita ingin daerah ini maju secara fisik, namun tetap lestari secara ekologi,” jelasnya.

Nuansa diplomasi budaya juga terlihat dari kesan peserta mancanegara selama berada di Kebumen. Muhammad Saif, peserta asal Pakistan, mengaku terkesan dengan keramahan warga serta kekayaan kuliner lokal. “Ini adalah pertama kalinya saya mencoba membuat batik, dan itu adalah pengalaman yang menakjubkan. Kami merasa seperti di rumah sendiri di sini,” ungkapnya.

Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Dr. Likha Sari Anggreni, S.Sos., M.Soc.Sc., turut mengapresiasi keterlibatan berbagai aktor internasional dalam program tersebut. Ia menekankan pentingnya transformasi digital dan pemberdayaan komunitas lokal dalam mengelola potensi daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut baik masukan dan testimoni para peserta. Ia menyampaikan terima kasih kepada ITB dan UNS yang telah memilih Kebumen sebagai laboratorium belajar. “Terima kasih telah menjadikan kabupaten kami tempat belajar yang menyenangkan. Selamat menikmati santap malam dan alunan budaya kami,” ucap Bupati Lilis menutup sambutannya.