Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Misi Khusus (KKN MMK) UIN Walisongo Semarang Posko 1 Desa Sigedang menggelar Workshop Edukasi Kesehatan Masyarakat berupa demo memasak makanan bergizi dari bahan pangan lokal. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, pada 14 Februari 2026.
Workshop menyasar ibu-ibu yang memiliki balita sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang pemenuhan gizi anak. Kegiatan dirancang tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung, agar peserta dapat melihat dan mencoba cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat, bergizi, dan terjangkau.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Sigedang yang menyatakan dukungan terhadap kegiatan edukatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Setelah itu, mahasiswa KKN menyampaikan materi singkat mengenai pentingnya gizi seimbang, komposisi “Isi Piringku”, serta peran protein, karbohidrat, dan sayur untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Memasuki sesi praktik, peserta mengikuti demo memasak menu bergizi berbahan dasar pangan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan Desa Sigedang. Para ibu mengikuti tahapan demi tahapan, mulai dari persiapan bahan hingga penyajian makanan yang dibuat menarik bagi anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut hadir ahli gizi dari Puskesmas Kecamatan Kejajar sebagai pendamping. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dan menilai edukasi semacam ini membantu upaya pelayanan kesehatan di desa. “Langkah ini sangat baik karena turut membantu tugas petugas kesehatan dalam penanganan masalah gizi di Desa Sigedang. Edukasi seperti ini penting agar ibu-ibu semakin memahami kebutuhan gizi anak dan bisa menerapkannya di rumah,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Bidan Desa Sigedang. Ia menyoroti pentingnya intervensi edukasi karena persoalan stunting di desa tersebut masih menjadi perhatian. “Kegiatan ini sangat bagus sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah stunting di Sigedang yang masih cukup tinggi, yakni di angka 80. Edukasi langsung kepada ibu balita seperti ini sangat dibutuhkan agar angka tersebut bisa ditekan,” katanya.
Selama kegiatan, suasana berlangsung hangat dan interaktif. Peserta tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif bertanya tentang pola makan anak, variasi menu sehat, hingga cara menghadapi anak yang sulit makan.
Melalui workshop ini, mahasiswa KKN MMK UIN Walisongo Posko 1 berharap ibu-ibu balita di Desa Sigedang semakin memahami pentingnya gizi seimbang. Mereka juga berharap praktik sederhana yang dicontohkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di rumah sebagai langkah pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak di Desa Sigedang.

