BERITA TERKINI
Lima Tren TikTok yang Viral di Awal 2025: Dari Lagu Yungkai hingga Pantun Ubur-Ubur Ikan Lele

Lima Tren TikTok yang Viral di Awal 2025: Dari Lagu Yungkai hingga Pantun Ubur-Ubur Ikan Lele

MALANG – TikTok terus menjadi salah satu platform utama penyebaran konten viral di media sosial. Beragam tren baru muncul dari kreativitas para pembuat konten, mulai dari musik, potongan video, hingga format humor yang cepat menyebar di halaman For You Page (FYP). Banyak pengguna pun berlomba-lomba membuat konten agar masuk FYP demi menjangkau penonton lebih luas dan menambah pengikut.

Memasuki awal 2025, setidaknya ada lima tren TikTok yang ramai digunakan dan menarik perhatian warganet.

1. “Virus Himmel Yungkai”
Lagu Blue dari Yungkai menjadi fenomena besar di TikTok setelah meledak di pasaran pada 2024. Lagu ini dikenal lewat liriknya yang dinilai penuh makna, menggambarkan perasaan kesepian dan cinta dalam diam. Di TikTok, banyak pengguna mengaitkannya dengan anime Sousou no Frieren, terutama kisah Himmel yang mengajarkan Frieren tentang arti waktu dan kebersamaan. Konten yang muncul beragam, mulai dari video edit anime hingga sketsa kehidupan nyata yang menampilkan tema jatuh cinta dalam diam.

2. Tren lagu kucing Ethel
Tren musik unik kembali ramai, kali ini melalui suara AI dari kucing bernama Ethel, yang juga dikenal sebagai Kucing Akmal atau UIIA Cat. Sejumlah lagu populer, seperti Blue dari Yungkai, Maps, hingga lagu dari Squid Game, diubah menjadi versi UIIA. Audio tersebut kemudian digunakan dalam ribuan video kreatif dan menjadi salah satu tren yang sering muncul di FYP.

3. Video quotes nyeleneh bernuansa aesthetic
Tren ini berawal dari sosok Pak Vincent yang memberikan jawaban absurd dalam wawancara singkat bersama konten kreator asal Surabaya, Robby Maulids. Formatnya berupa pertanyaan “Kata-kata Hari ini” sambil menawarkan uang. Salah satu contoh dialog yang viral adalah: “Bapak pergi kerja jalan kaki ya?” yang dijawab, “Iya, jalan tangan juga!” Potongan klip tersebut kemudian diedit dengan efek bergaya aesthetic dan diiringi lagu Dramamine dari Flawed Mangoes, sehingga memunculkan tren video quotes nyeleneh yang banyak ditiru.

4. “Garam dan Madu (Sakit Dadaku)”
Lagu Garam dan Madu viral karena memadukan tiga bahasa dalam liriknya, yakni Inggris, Jawa, dan Indonesia. Lagu ini menyampaikan perasaan rindu serta ketidakpastian dalam hubungan, sehingga dianggap relevan bagi banyak pengguna. Dibawakan oleh Tenxi, Naykilla, dan Jemsii, lagu tersebut mendadak sering dipakai sebagai latar berbagai konten, tidak hanya di Indonesia tetapi juga menarik perhatian pengguna di luar negeri.

5. Pantun “Ubur-ubur ikan lele”
Pantun absurd dengan pola khas ikut mendominasi FYP. Formatnya hampir selalu diawali kalimat “Ubur-ubur ikan lele...” lalu disambung dengan kalimat penutup bernada humor yang kerap diakhiri kata “le” agar rimanya tetap sama. Salah satu bentuk yang populer misalnya, “Ubur-ubur ikan lele... jangan lupa makan siang, le.”

Lima tren tersebut menunjukkan bagaimana TikTok terus melahirkan format hiburan baru yang cepat menyebar, baik melalui musik, potongan dialog, maupun humor singkat yang mudah diadaptasi pengguna.