Ragam kuliner lokal di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, kian menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Berbagai hidangan khas dengan cita rasa tradisional mulai dilihat sebagai potensi unggulan daerah yang dapat mendukung daya tarik pariwisata.
Sejumlah pelaku usaha kuliner di Tolitoli terus berinovasi tanpa meninggalkan resep turun-temurun. Menu seperti pisang gepe, ikan bakar khas pesisir, olahan sambal rica, hingga aneka kue tradisional menjadi pilihan favorit karena dinilai memiliki kelezatan dan keunikan rasa.
Salah satu pedagang kuliner, Rahma, menyebut permintaan terhadap makanan khas daerah mengalami peningkatan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Ia mengatakan, banyak pengunjung datang khusus untuk mencicipi kuliner khas Tolitoli karena dianggap memiliki rasa yang berbeda dan lebih autentik.
Selain cita rasa, penggunaan bahan-bahan segar dari hasil laut dan pertanian lokal turut menjadi nilai tambah. Pemanfaatan bahan lokal dinilai tidak hanya menjaga kualitas makanan, tetapi juga membantu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Pemerintah daerah juga mendorong pengembangan sektor kuliner sebagai bagian dari promosi pariwisata. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti festival kuliner dan pelatihan bagi pelaku UMKM, dengan harapan kuliner lokal dapat bersaing dan dikenal lebih luas.
Dengan potensi yang dimiliki, kuliner Tolitoli diyakini dapat menjadi salah satu daya tarik utama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

