Sejumlah kuliner lokal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perhatian pengunjung dalam Festival PAN (PANFES) yang digelar di Hutan Kota GBK. Beragam hidangan tradisional yang ditampilkan di salah satu stan disebut habis dalam waktu sekitar satu jam sejak dibuka.
Festival kuliner tradisional Nusantara ini digagas oleh Ketua Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan. Di antara stan yang ramai diserbu pengunjung adalah stan milik Wakil Ketua Komisi IV, Ahmad Yohan, yang menyajikan aneka makanan khas NTT.
Di stan tersebut, pengunjung dapat menemukan jagung bose (Wata Kolu), kue rambut (Jawada), serta Kaleso yang berbahan beras ladang asli NTT. Hidangan-hidangan itu disajikan sebagai menu utama dalam perhelatan, bukan sekadar pelengkap.
Penyajian makanan juga menonjolkan bahan khas dari berbagai daerah di NTT. Jagung bose disajikan bersama kacang merah khas Pantar Barat. Ada pula jagung titi yang disebut renyah dan gurih. Sementara itu, Jawada menggunakan gula merah Sabu atau tuanasu yang memberi warna cokelat pada sajian.
Kaleso yang ditampilkan disebut menggunakan beras ladang NTT, dengan aroma palah dan tumis bawang. Selain itu, terdapat kue kampium dari Manggarai, serta kopi Flores-Ngada yang aromanya menarik perhatian para tamu.
Antusiasme pengunjung terlihat dari cepatnya hidangan di stan tersebut habis. Dalam waktu satu jam sejak stan dibuka, seluruh sajian dilaporkan ludes, seiring pengunjung berebut mencicipi ragam rasa yang dinilai jarang hadir di meja makan kota-kota besar.

