Komisi IX DPR RI menggencarkan sosialisasi program pemenuhan gizi bagi anak, ibu hamil, dan kelompok rentan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini dinilai strategis untuk memastikan kecukupan asupan gizi, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku usaha lokal.
Sosialisasi digelar bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di Gedung Olahraga SLB A Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (25/2). Kegiatan berlangsung mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai dan diikuti ratusan warga yang tampak antusias.
Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama, yang dikenal sebagai Uya Kuya, menyatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian negara terhadap masa depan generasi bangsa. Ia menekankan pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Program ini bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas. Dengan gizi yang tercukupi, anak-anak kita akan tumbuh lebih sehat dan memiliki kemampuan belajar yang optimal,” ujar Surya.
Menurut Surya, program ini memiliki dampak yang luas. Selain meningkatkan status gizi masyarakat, pelaksanaannya juga melibatkan petani, nelayan, koperasi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok bahan pangan. Dengan pola tersebut, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi lokal.
“Saya mendukung penuh pelaksanaan program ini dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskannya. Upaya ini tidak hanya memperkuat ketahanan gizi nasional, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat karena melibatkan potensi lokal di setiap daerah,” katanya.
Program pemenuhan gizi ini dijalankan melalui sinergi lintas sektor untuk memastikan distribusi pangan tepat sasaran dan berkelanjutan. Sosialisasi langsung kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya asupan gizi seimbang serta mendorong partisipasi aktif warga dalam mendukung pelaksanaan program.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, DPR RI, mitra kerja, dan masyarakat, program tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun generasi yang sehat dan produktif, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional dari tingkat lokal.

