Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Perum Telaga Harapan, Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/2). Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Komisi IX Obon Tabroni bersama masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Obon menegaskan komitmen Komisi IX DPR RI untuk terus mendorong kebijakan serta alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan Program MBG, terutama di wilayah yang masih rentan terhadap persoalan gizi.
“Kami di Komisi IX DPR RI terus mendorong kebijakan dan alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan program ini, terutama bagi wilayah-wilayah terpencil yang rentan terhadap permasalahan gizi,” ujar Obon.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan kementerian pendidikan dan dinas sosial, agar anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil menjadi prioritas dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut Obon, persoalan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan besar yang perlu diatasi bersama. Karena itu, Program MBG dinilai sebagai langkah konkret untuk mencegah dan menekan angka kekurangan gizi di Indonesia.
Obon menambahkan, makan bergizi tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga membangun kebiasaan dan budaya hidup sehat sejak dini. “Makan bergizi tidak hanya soal makanan, tetapi juga menciptakan kebiasaan dan budaya sehat sejak dini. Dengan program ini, kita berharap dapat menanamkan pola pikir kepada anak-anak tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi,” tuturnya.
Ia menegaskan, gizi yang cukup dan seimbang menjadi fondasi untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Kekurangan gizi, khususnya stunting, disebut dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, hingga kemampuan belajar anak, yang pada akhirnya memengaruhi daya saing bangsa di masa depan.
Menutup kegiatan, Obon mengajak masyarakat menjadikan Program MBG sebagai momentum bersama dalam membangun generasi yang lebih sehat dan kuat. Ia berharap setiap piring makanan bergizi yang diberikan kepada anak-anak dapat menjadi investasi bagi masa depan Indonesia.

