BERITA TERKINI
Komisi IX DPR dan BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Depok

Komisi IX DPR dan BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Depok

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Sosialisasi digelar Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung Harmas, Depok, Senin (13/4/2026).

Anggota Komisi IX DPR RI H. Nuroji yang menjadi pembicara utama menegaskan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Ia menekankan perlunya perbaikan tata kelola program tanpa menghentikan pelaksanaannya.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi masa depan bangsa. Perbaikannya bukan untuk menghentikan program, tetapi untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan terlindungi,” ujar H. Nuroji dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, Nuroji menyoroti pentingnya integrasi kebijakan, pengawasan yang ketat, serta kolaborasi lintas sektor. Ia juga menyebut praktik dari sejumlah negara seperti Brasil, India, dan Jepang dapat menjadi rujukan, terutama terkait sistem pelaporan, pengadaan bahan pangan lokal, dan penerapan standar higienitas.

Namun, ia mengakui pelaksanaan MBG saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya pengawasan terhadap penyedia makanan, pemenuhan standar keamanan pangan, serta kesiapan infrastruktur dapur yang dinilai belum merata.

Menurut Nuroji, peningkatan kualitas dan edukasi gizi perlu menjadi prioritas. Langkah yang didorong mencakup standarisasi menu sesuai kebutuhan lokal, pelatihan rutin bagi pengelola dapur, serta edukasi publik mengenai gizi seimbang.

Program MBG ditujukan untuk meningkatkan akses makanan bergizi, memperkuat pengetahuan gizi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal. Program ini disusun berdasarkan standar nasional dan disesuaikan dengan kondisi setempat agar nutrisi tetap seimbang, cita rasa terjaga, dan biaya efisien.

Melalui rangkaian sosialisasi tersebut, para pihak diharapkan dapat berperan aktif mendukung keberhasilan MBG, dengan tujuan membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.