Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menegaskan dukungan Kementerian Ekraf untuk memperkuat ekosistem gim internasional dengan mendorong keterlibatan brand lokal, termasuk dari subsektor fashion dan kuliner.
Pernyataan itu disampaikan Irene saat menerima audiensi perwakilan Level Infinite, penerbit global PUBG MOBILE. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi antara PUBG MOBILE dan pelaku ekonomi kreatif Indonesia sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis intellectual property (IP), teknologi, dan komunitas.
“Kami mendukung dan siap mengkoneksikan ekosistem gim ini dengan subsektor lain seperti brand fashion dan kuliner lokal agar mereka bisa ikut memperlihatkan jenama mereka dan berkolaborasi dalam event besar tersebut. Kami ingin memastikan bahwa setiap turnamen gim internasional memberikan panggung bagi produk kreatif asli Indonesia,” ujar Irene, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Kamis (26/3).
Dalam audiensi itu, Level Infinite memaparkan rencana perayaan HUT ke-8 PUBG MOBILE yang akan digelar di Surabaya, serta turnamen internasional PUBG MOBILE Global Open (PMGO) yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juni mendatang. Rangkaian kegiatan mencakup kompetisi esports, aktivasi komunitas, dan peluang kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif, termasuk melalui penyelenggaraan PUBG MOBILE Pro League Indonesia (PMPL) Spring Grand Final yang mempertemukan tim-tim profesional dari berbagai daerah di Indonesia.
Irene menilai momentum perayaan anniversary tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara industri gim global dan pelaku ekonomi kreatif lokal, terutama melalui pengembangan merchandise serta kerja sama dengan brand nasional. Menurutnya, Kementerian Ekraf dapat berperan menjembatani sekaligus mengkurasi brand-brand lokal agar terlibat dalam kolaborasi bersama PUBG MOBILE.
Ia menambahkan, kolaborasi dapat diwujudkan lewat produk kreatif yang mengangkat identitas Indonesia, seperti merchandise edisi khusus bagi pemain maupun produk kolaborasi yang dapat diakses masyarakat luas. Irene juga mencontohkan kemungkinan kerja sama dengan brand fesyen lokal yang memadukan unsur budaya seperti batik atau tenun dengan desain modern yang relevan bagi komunitas gim.
Selain itu, rangkaian kegiatan dinilai berpotensi menghadirkan aktivasi kreatif di ruang publik, mulai dari pemanfaatan landmark kota, transportasi publik, hingga kolaborasi dengan sektor perhotelan untuk menghadirkan pengalaman tematik yang terinspirasi dari PUBG MOBILE.
Sementara itu, Country Manager PUBG MOBILE Indonesia Agung Chaniago menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu komunitas PUBG MOBILE terbesar di dunia. Melalui perayaan anniversary ke-8, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan komunitas sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan kreator dan brand lokal.
Agung juga memaparkan bahwa perayaan di Surabaya akan menjadi momentum pengumuman resmi kolaborasi PUBG MOBILE dengan Tahilalats. Kolaborasi tersebut merupakan hasil proses matching yang difasilitasi Direktorat Gim Kementerian Ekraf.
“Dukungan penuh dari Ibu Wamen memberikan semangat baru bagi kami. Kolaborasi dengan IP lokal adalah bukti komitmen Level Infinite untuk tumbuh bersama kreator Indonesia,” kata Agung.
Selain kolaborasi tersebut, PUBG MOBILE menyiapkan kompetisi desain global yang melibatkan mahasiswa dan pelajar animasi untuk menciptakan skin gim serta elemen visual bertema Indonesia.
Audiensi itu juga membahas teknis penyelenggaraan PMGO sebagai turnamen kualifikasi menuju level tertinggi, yakni World Cup dan Global Championship. Pemerintah berharap ajang tersebut dapat menjadi etalase profesionalisme Indonesia sebagai penyelenggara event esports dunia.

