VnExpress Marathon Green Paradise Can Gio yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei diperkirakan menarik ribuan atlet. Selain menguji ketahanan fisik, ajang ini juga membuka kesempatan bagi peserta dan pengunjung untuk menikmati ragam kuliner lokal Can Gio, mulai dari buah-buahan segar hingga hidangan laut khas wilayah pesisir.
Di sepanjang perjalanan, sejak tiba di Can Gio hingga melewati garis finis, banyak atlet memilih camilan ringan agar tetap nyaman. Buah-buahan lokal menjadi pilihan karena mudah ditemukan dan terasa menyegarkan. Salah satu yang kerap dijumpai adalah buah nipa, tanaman yang umum di ekosistem hutan bakau Can Gio. Buahnya tumbuh bergerombol, berdaging renyah dengan rasa sedikit manis, dan kerap dikonsumsi langsung atau diolah menjadi minuman segar sederhana.
Selain itu, air kelapa juga menjadi pilihan yang dinikmati sebagian atlet saat menjelajahi Can Gio sebelum atau sesudah hari lomba. Kesegarannya kerap disebut memberi sensasi relaksasi di tengah suasana alam setempat. Mangga Can Gio pun banyak dicari di jalan-jalan lokal. Mangga ini dikenal berdaging kuning, berserat halus, bercita rasa manis lembut, dan memiliki aroma khas yang dikaitkan dengan kondisi tanah daerah pesisir.
Buah segar dinilai praktis untuk berbagai waktu, baik saat beristirahat sebelum lomba maupun setelah finis. Di sepanjang jalan menuju pusat kota Can Gio atau di sekitar pasar makanan laut, kios-kios buah lokal mudah ditemui, memberi pengalaman menikmati hasil bumi langsung di wilayah asalnya.
Di luar buah-buahan, Can Gio juga dikenal dengan hidangan laut. Bahan-bahan segar dari perairan payau menawarkan cita rasa khas yang menjadi daya tarik bagi atlet selama kunjungan mereka. Tiram termasuk salah satu yang populer, biasanya dipanen atau dibudidayakan di dataran lumpur sungai. Dengan lingkungan yang kaya nutrisi, tiram Can Gio disebut memiliki daging tebal dan ukuran yang besar.
Di restoran lokal, tiram kerap disajikan dalam berbagai olahan, seperti tiram bakar daun bawang dan mentega, tiram bakar keju, atau tiram segar dengan jeruk nipis. Udang mantis juga sering disebut sebagai makanan khas Can Gio, dengan daging kenyal dan rasa manis yang dapat diolah melalui beragam cara, mulai dari dikukus dengan bir, ditumis garam, hingga ditumis bawang putih.
Sementara itu, siput lumpur menjadi hidangan yang lekat dengan kawasan hutan bakau Can Gio. Salah satu olahan yang kerap dipilih adalah siput lumpur tumis santan, yang dikenal bercita rasa kaya dan beraroma khas. Pengalaman menyantapnya, dalam suasana santai dengan hidangan sederhana, kerap menjadi bagian dari momen berkumpul setelah berolahraga.
Di tengah ragam kuliner tersebut, Can Gio juga disebut kian dilihat sebagai destinasi baru untuk acara olahraga berskala besar. Kombinasi alam, pemandangan pantai, dan pengalaman lokal dinilai membentuk karakter tersendiri dalam peta pariwisata Kota Ho Chi Minh. Dengan lingkungan yang masih alami dan ekosistem unik, kawasan ini juga dipandang bergerak menuju model kota pesisir yang dipadukan dengan gaya hidup resor, untuk masa inap jangka panjang maupun wisata singkat.
Perlombaan pada 1 Mei bertepatan dengan libur panjang akhir pekan, sehingga Can Gio disebut berpotensi menjadi tujuan bagi keluarga. Panitia menyiapkan perlengkapan lomba bertema alam, termasuk jersey hijau cerah dan medali berbentuk daun bakau. Di lokasi acara, rangkaian pertunjukan musik, sajian kuliner, serta pertunjukan kembang api dijadwalkan berlangsung di Vinhomes Green Paradise Can Gio.
Dengan mempertimbangkan tingkat pendaftaran saat ini, panitia menyarankan pelari untuk menyelesaikan proses pendaftaran lebih awal agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti ajang tersebut.

