Kawangkoan selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kuliner khas Minahasa yang memiliki daya tarik kuat bagi masyarakat Sulawesi Utara. Beragam menu makanan tradisional, jajanan khas, hingga produk olahan lokal telah menjadi identitas daerah yang terus menarik kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk dari luar daerah.
Potensi tersebut dinilai masih sangat besar untuk dikembangkan sebagai sektor unggulan. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, penguatan wisata kuliner juga dipandang dapat memperkuat industri pariwisata di Kabupaten Minahasa.
Pengembangan wisata kuliner Kawangkoan ke depan diarahkan tidak hanya sebagai tempat menikmati makanan khas, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang menawarkan pengalaman budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat lokal. Kawangkoan memiliki sejumlah kuliner legendaris yang telah dikenal luas, seperti kacang Kawangkoan, berbagai jenis kue tradisional, makanan khas Minahasa, serta produk UMKM yang kerap menjadi oleh-oleh favorit wisatawan.
Selain kekuatan pada ragam produk kuliner, posisi Kawangkoan yang berada di jalur strategis penghubung sejumlah kawasan wisata di Minahasa turut menjadi peluang. Lokasi tersebut dinilai memungkinkan Kawangkoan berkembang sebagai titik persinggahan wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi lainnya.
Para pelaku pariwisata menilai pengembangan wisata kuliner Kawangkoan perlu didukung penataan kawasan yang lebih modern, nyaman, dan ramah wisatawan. Salah satu alternatif yang dinilai dapat diterapkan ialah konsep pusat kuliner terpadu, sehingga berbagai produk unggulan dapat dihadirkan dalam satu kawasan yang tertata.
Pemanfaatan teknologi digital juga disebut menjadi faktor penting. Promosi melalui media sosial, platform wisata, hingga pemasaran digital produk UMKM diyakini dapat memperluas jangkauan pasar dan mendorong peningkatan kunjungan.
Di sisi lain, penyelenggaraan festival kuliner secara berkala dinilai dapat menjadi sarana promosi yang efektif sekaligus memperkuat identitas Kawangkoan sebagai pusat wisata kuliner Minahasa. Kegiatan tersebut dapat dipadukan dengan pertunjukan seni budaya, pameran produk lokal, serta aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.
Pengembangan wisata kuliner juga dinilai perlu diintegrasikan dengan sektor lain, seperti wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata alam. Dengan pendekatan itu, wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati makanan, tetapi juga memperoleh pengalaman yang lebih lengkap selama berada di Kawangkoan.
Untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan industri pariwisata, aspek lain yang turut disorot meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, standar kebersihan, keamanan pangan, serta kemasan produk yang lebih menarik. Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat, Kawangkoan dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata kuliner unggulan di Sulawesi Utara.

