BERITA TERKINI
Kadin Sumbar Nilai Program Berbagi Makanan Pegadaian Dorong Ekonomi Mikro dan Perkuat Ekosistem Usaha

Kadin Sumbar Nilai Program Berbagi Makanan Pegadaian Dorong Ekonomi Mikro dan Perkuat Ekosistem Usaha

PADANG — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat menilai pembagian makanan siap santap yang digelar serentak oleh Pegadaian di 28 cabang sebagai bentuk stimulasi ekonomi mikro. Program tersebut melibatkan vendor kuliner lokal atau UMKM penyedia makanan di tiga provinsi, yakni Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat, sehingga dinilai turut menggerakkan aktivitas usaha masyarakat di tingkat bawah.

Penilaian itu disampaikan Pengurus Kadin Sumatera Barat, Rahim Mardanis, pada Minggu (19/4/2026). Ia menekankan bahwa keberlanjutan perusahaan sangat bergantung pada kesehatan ekosistem di sekitarnya.

Rahim menyebut program “Mengetuk Pintu Langit” sebagai investasi sosial yang relevan di tengah daya beli masyarakat yang sedang diuji. Menurutnya, kehadiran korporasi dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan sejalan dengan target SDGs Poin 2: Tanpa Kelaparan, yang dapat menjaga stabilitas sosial dan pada akhirnya mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif.

Ia juga menilai langkah yang dipimpin Agus Riyadi selaku Pemimpin Wilayah (Pinwil) Pegadaian II Pekanbaru mencerminkan pergeseran pendekatan dari sekadar Corporate Social Responsibility (CSR) menuju Creating Shared Value (CSV). Rahim menilai penguatan hubungan emosional dengan nasabah dan warga sekitar dapat membangun “loyalty capital” atau modal loyalitas yang bernilai tinggi, terutama di sektor jasa keuangan.

Di tengah persaingan layanan finansial, Rahim menilai pendekatan yang lebih humanistis dapat menjadi pembeda. Secara lebih luas, aksi serentak di wilayah Riau Daratan, Kepulauan Riau, hingga Sumatera Barat dinilai memberi sinyal positif bagi pembangunan manusia di daerah, sekaligus menunjukkan peran entitas BUMN dalam merespons ketimpangan akses ekonomi di lapangan melalui sinergi antara spiritualitas perusahaan dan tanggung jawab lingkungan.