Perusahaan logistik nasional JNE resmi menjadi Official Logistic Partner dalam ajang Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 yang digelar pada 7–10 Mei 2026 di JIEXPO Kemayoran. Kemitraan ini disebut sebagai bagian dari strategi JNE untuk memperkuat ekosistem kuliner sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan UMKM di sektor makanan dan minuman (F&B).
CBE 2026 menghadirkan lebih dari 120 merek dari industri makanan, minuman, hospitality, hingga lifestyle. Pameran ini menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis, memperkenalkan inovasi produk, serta menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam perannya sebagai mitra logistik resmi, JNE menyediakan dukungan distribusi dan pengiriman yang ditujukan untuk membantu eksibitor maupun pelaku usaha lokal meningkatkan skala bisnis. Dukungan tersebut dinilai relevan di tengah persaingan industri kuliner yang semakin ketat dan menuntut kecepatan layanan.
Project Manager Café & Brasserie Expo, Luhur Tri Atmojo, menyatakan kolaborasi dengan JNE menjadi bagian penting dalam membangun rantai distribusi yang efektif bagi industri F&B. “Kehadiran JNE melengkapi ekosistem industri ini agar produk kreatif para pelaku usaha dapat terdistribusi lebih cepat dan aman ke konsumen,” ujarnya.
Selain layanan logistik, booth JNE di CBE 2026 juga menghadirkan sejumlah aktivitas bagi pengunjung. Di antaranya promo voucher belanja Rp25 ribu untuk pendaftar baru JNE Loyalty Card (JLC), showcase produk UMKM binaan, serta talkshow edukatif mengenai strategi pengiriman dan pengembangan bisnis kuliner.
SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menyebut JNE ingin terus berperan dalam mendorong UMKM Indonesia naik kelas melalui dukungan logistik dan digitalisasi layanan. “Selama lebih dari 35 tahun, JNE konsisten bergerak bersama mendukung ekonomi kreatif dan UMKM. Kami percaya dukungan logistik yang kuat menjadi kunci pertumbuhan bisnis kuliner di Indonesia,” kata Eri.

