Jembatan baru di depan PT Maspion, Cibitung, Bekasi, yang menjadi akses menuju kawasan industri MM2100 telah dibuka untuk dilalui sejak 15 Januari. Kehadiran jembatan ini dibangun berdampingan dengan jembatan lama sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan yang selama beberapa tahun terakhir kerap terjadi di jalur tersebut.
Namun, meski jembatan baru sudah dapat digunakan, kemacetan belum sepenuhnya hilang. Kelancaran arus kendaraan dari dan menuju jembatan tidak diikuti dengan pelebaran jalur menuju Kali Malang, sehingga kepadatan justru bergeser ke titik berikutnya.
Situasi ini kontras dengan kondisi pada akhir 1990-an. Pada 1999, ketika jembatan penghubung kawasan MM2100 dan Desa Gandamekar sudah berdiri di atas Tol Jakarta–Cikampek (sekitar Km 21), kemacetan belum menjadi kejadian harian. Saat itu, jumlah kendaraan—terutama sepeda motor—belum sebanyak sekarang, sehingga kepadatan pada jam berangkat dan pulang kerja tidak seintens beberapa tahun terakhir.
Belakangan, kemacetan disebut kian sering terjadi bagi pekerja pabrik yang menuju atau melintasi kawasan MM2100, termasuk yang melanjutkan perjalanan ke kawasan industri lain di Cikarang dan Bekasi. Bahkan pada hari Sabtu, ketika sebagian pabrik biasanya libur, kemacetan pernah dilaporkan mencapai kondisi macet total akibat pertemuan arus kendaraan dari Kali Malang menuju MM2100 dan sebaliknya, ditambah perilaku pengguna kendaraan roda dua yang saling tidak mau mengalah.
Setelah jembatan baru dibuka, penertiban juga dilakukan terhadap warung-warung yang menggunakan bahu jalan, agar ruang jalan menjadi lebih lebar. Meski demikian, kemacetan masih tercatat terjadi, seperti pada 26 Januari ketika antrean bus dan mobil memanjang hingga mendekati Kali Malang, dekat jalan utama menuju Tol Cibitung.
Selain faktor infrastruktur, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut juga dipengaruhi pola berkendara pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Dengan volume kendaraan roda dua yang sangat tinggi di Kabupaten Bekasi, kemacetan dinilai tidak semata-mata bisa diselesaikan hanya dengan pembangunan jembatan.

