BERITA TERKINI
Jelang Lebaran, Harga Bumbu Dapur di Pasar Tanjungpandan Masih Stabil

Jelang Lebaran, Harga Bumbu Dapur di Pasar Tanjungpandan Masih Stabil

Harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, terpantau masih stabil pada H-12 Hari Raya Idulfitri. Sejumlah komoditas seperti cabai dan tomat bahkan dijual dengan harga relatif murah.

Salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Tanjungpandan, Bagas, mengatakan hingga saat ini belum terlihat kenaikan harga pada komoditas utama seperti bawang merah, bawang putih, hingga kentang. Ia menyebut harga bawang merah Brebes berada di Rp58.000 per kilogram, bawang merah batu Rp42.000 per kilogram, dan bawang putih Rp38.000 per kilogram.

“Harga itu sudah sekitar dua minggu ini, masih normal belum ada kenaikan,” kata Bagas saat ditemui di Pasar Tanjungpandan, Senin, 9 Maret 2026.

Bagas juga menyampaikan harga cabai masih tergolong murah. Cabai besar dijual sekitar Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram, sementara cabai kecil berkisar Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Selain itu, kentang masih stabil di kisaran Rp20.000 per kilogram. Tomat lokal dijual sekitar Rp12.000 per kilogram, sedangkan tomat dari Jakarta berkisar Rp16.000 hingga Rp18.000 per kilogram.

Meski harga relatif stabil dan stok barang dinilai mencukupi, Bagas menilai aktivitas pembeli di pasar masih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya pada periode yang sama menjelang Lebaran. “Kalau sekarang pembelinya masih santai, belum ramai. Biasanya minggu-minggu seperti ini sudah mulai ramai, tapi sekarang belum terasa,” ujarnya.

Ia menduga kondisi ekonomi masyarakat turut memengaruhi belum ramainya pembelian, termasuk kemungkinan karena sebagian pekerja belum menerima tunjangan hari raya (THR). “Katanya THR juga belum keluar, jadi pembeli belum banyak. Kami pedagang tentu berharap pasar bisa segera ramai supaya barang yang dijual cepat habis,” ucapnya.

Bagas menambahkan, kelancaran pasokan dari Jakarta menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas harga. Menurutnya, jika kapal pengangkut lancar dan barang masuk dalam jumlah cukup, harga cenderung bertahan. “Kalau kapal lancar dan barang banyak masuk dari Jakarta biasanya harga tetap stabil. Kenaikan biasanya tergantung situasi pasar dan ketersediaan barang,” katanya.

Sementara itu, salah satu konsumen di Pasar Tanjungpandan, Siti, mengaku bersyukur karena harga bumbu dapur masih stabil. Ia berharap kondisi tersebut bisa bertahan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri. “Kalau bisa harganya tetap seperti sekarang sampai Lebaran nanti. Jadi masyarakat tidak terlalu terbebani saat belanja kebutuhan dapur untuk persiapan hari raya,” ujarnya.