GRESIK — Perjalanan Irine Yandri Sandrika menjadi salah satu cerita menarik dari dunia usaha kuliner lokal di Gresik, Jawa Timur. Melalui bisnis Sop Buah Irine, ia menunjukkan bagaimana usaha yang berawal dari langkah sederhana dapat berkembang dan dikenal luas, terutama dengan memanfaatkan peluang di era digital.
Nama Irine semakin ramai diperbincangkan setelah bisnisnya banyak dikenal lewat media sosial, khususnya TikTok. Melalui akun @sopbuahirine, ia memperkenalkan produk sop buah dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian konsumen. Konten yang dibagikan secara konsisten, mulai dari aktivitas produksi, proses melayani pembeli, hingga suasana usaha, turut membuat produknya lebih mudah dikenal masyarakat.
Di balik pertumbuhan tersebut, Irine disebut tidak langsung meraih kesuksesan. Sebelum dikenal sebagai pengusaha sop buah, ia pernah menjalani berbagai usaha kecil. Irine sempat berjualan kopi bungkus di lampu merah, lalu menjual es dengan sistem pengantaran kepada pelanggan. Pengalaman itu menjadi bagian dari proses belajar, mulai dari mengenal pelanggan, memahami kebutuhan pasar, hingga membangun mental sebagai pelaku usaha.
Saat ini, Sop Buah Irine disebut mampu menjual lebih dari 4.000 gelas per hari. Selain sop buah, Irine juga menyediakan produk lain seperti salad buah dan bakaran frozen food. Perkembangan bisnisnya disebut turut berdampak pada capaian omzet yang mencapai sekitar Rp1 miliar per bulan.
Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa usaha kuliner rumahan maupun lokal masih memiliki peluang besar ketika dikelola secara serius, dijalankan dengan konsisten, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

