Kuliner di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya. Kekayaan rempah, teknik memasak, serta ragam sambal dari berbagai daerah membentuk karakter rasa yang khas dan membedakan masakan Nusantara dari negara lain.
Di tengah perkembangan industri kuliner, pelaku usaha terus menghadirkan pembaruan tanpa meninggalkan cita rasa autentik. Perpaduan kualitas rasa, pelayanan, dan pengalaman bersantap menjadi faktor yang kian diperhitungkan, sekaligus memperkuat daya saing kuliner Indonesia di tengah beragam pilihan kuliner Asia.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah konsep sambal bakar, yakni sambal yang dibakar sesaat sebelum disajikan untuk menghasilkan aroma khas yang memperkaya rasa hidangan. Inovasi ini dinilai menunjukkan bahwa makanan tradisional dapat dikemas secara modern tanpa menghilangkan kekayaan rasa yang menjadi ciri kuliner Nusantara.
Apresiasi terhadap inovasi tersebut tercermin dalam pencapaian Sambal Bakar Indonesia yang meraih penghargaan Most Favorite Asian pada ajang Grab Bintang 5 Awards 2026. Penghargaan ini diselenggarakan Grab Indonesia bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Ajang tersebut menempatkan suara publik sebagai penentu pemenang. Seluruh pemenang ditetapkan melalui voting masyarakat Indonesia, bukan penilaian dewan juri. Tahun ini, 243 merchant dari 24 kategori bersaing setelah lolos seleksi dari lebih dari 5.000 merchant pemegang badge eksklusif Bintang 5 GrabFood.
Untuk memperoleh badge tersebut, merchant harus memenuhi standar pelayanan, termasuk memiliki sedikitnya 100 ulasan bintang lima dari pelanggan yang menilai kualitas rasa, kecepatan penyajian, dan pelayanan. Dari seluruh nominasi, 60 merchant kemudian dinobatkan sebagai pemenang berdasarkan ratusan ribu suara masyarakat.
Chief Marketing Officer Sambal Bakar Indonesia, Renaldo Akhira, menyebut penghargaan Most Favorite Asian sebagai bukti kuliner Nusantara mampu menjadi pilihan utama di tengah persaingan kuliner Asia. Ia juga menilai pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap konsistensi kualitas rasa, pelayanan, dan pengalaman bersantap yang dijaga.
“Waktu awal kami membangun Sambal Bakar Indonesia, tujuannya memang ingin membuat makanan Indonesia makin dicintai. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa makanan Indonesia memang sangat dicintai oleh masyarakat di tengah persaingan kuliner Asia lainnya. Terima kasih untuk seluruh tim, pelanggan, investor dan partner serta keluarga besar Sambal Bakar Indonesia,” kata Renaldo, dikutip dari keterangan resmi Sambal Bakar Indonesia, Sabtu, 4 Juli 2026.
Sambal Bakar Indonesia membuka gerai pertamanya di Jalan Veteran, Tangerang, pada 15 Juli 2022 dengan misi mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara. Dengan konsep sambal yang dibakar langsung sebelum disajikan, restoran ini menawarkan sensasi aroma dan rasa yang menjadi pembeda dibandingkan restoran sejenis.
Komitmen kualitas disebut diwujudkan melalui penggunaan bahan baku pilihan, standar operasional yang konsisten di seluruh gerai, pelayanan yang cepat, serta menu yang telah bersertifikasi Halal. Perpaduan kualitas produk dan pelayanan tersebut mendorong pertumbuhan jaringan usaha ini.
Dalam waktu kurang dari empat tahun, Sambal Bakar Indonesia tercatat telah memiliki 33 outlet yang tersebar di Jabodetabek, Serang, Lampung, Surabaya, Sidoarjo, hingga Bali. Perkembangan ini dipandang mencerminkan minat masyarakat terhadap kuliner Nusantara yang terus berinovasi tanpa meninggalkan cita rasa autentiknya.
Pencapaian tersebut juga dinilai memperlihatkan kemampuan kuliner Indonesia untuk bersaing secara nasional, sekaligus memperkuat potensi wisata gastronomi sebagai sektor yang dapat mendorong pertumbuhan pariwisata.
Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Grab Bintang 5 Awards 2026 yang dinilai menjadi bentuk penghargaan bagi pelaku usaha kuliner yang konsisten menjaga kualitas.
“Inisiatif ini menunjukkan kuliner Indonesia telah berkembang menjadi bagian penting dari daya tarik wisata dan identitas budaya bangsa. Kami meyakini wisata gastronomi memiliki potensi besar dalam mendorong pariwisata berkualitas, menghadirkan pengalaman autentik, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi UMKM dan masyarakat lokal,” ujar Ni Luh Puspa.
Penghargaan yang diraih Sambal Bakar Indonesia menjadi salah satu gambaran bagaimana pelaku usaha kuliner lokal berupaya menghadirkan kualitas, inovasi, dan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

