Jakarta — Marketing Manager The People’s Cafe, Nuranti Dwiyana Putri, menilai inovasi di industri kuliner Indonesia semakin cepat dan beragam seiring kebutuhan pasar yang antusias mencoba menu baru.
“Kalau kita lihat sebenarnya makanan Indonesia sudah sangat berkembang ya,” kata Nuranti saat ditemui di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, inovasi menjadi hal penting dalam bisnis kuliner. Dalam konteks restoran, tamu disebut kerap menantikan menu-menu baru untuk dicicipi dalam periode tertentu.
Nuranti menilai menu akan lebih menarik jika memadukan cita rasa Indonesia. Ia memberi contoh sate yang ditaburi parutan kelapa dan dilengkapi sambal bawang, yang dinilai dapat menggugah selera. Menurutnya, rasa hidangan tersebut bisa lebih gurih dibandingkan saus kacang yang cenderung memberikan rasa manis.
“Jadi sangat berkembang dan terutama untuk pencinta kuliner sendiri itu sangat berani mengeksplorasi begitu. Jadi di mana kuliner Indonesia itu ada generasi muda yang sudah bisa sangat menerima (untuk mencicipi),” ujarnya.
Ia menambahkan, tuntutan untuk terus berinovasi juga dipengaruhi keinginan masyarakat, khususnya generasi muda, yang gemar mencari pengalaman sekaligus membuat konten untuk memperkenalkan makanan Indonesia agar dapat dinikmati lebih banyak orang.
Nuranti juga menekankan bahwa menu-menu asli Indonesia tidak kalah menarik dibandingkan menu dari luar negeri.
Dalam proses menciptakan inovasi, ia mengatakan pihak restoran umumnya melakukan riset dan pemantauan untuk mengetahui minat pelanggan serta tren yang sedang digemari.
“Makanya, (restoran itu) tidak bisa diam di tempat atau kita bilang seperti zona nyaman saja begitu, karena kita tetap harus tahu tren atau inovasi apa yang bisa kita lakukan untuk terus berkembang,” kata dia.

