BERITA TERKINI
Ikan Gabus Kaya Protein dan Albumin, Bisa Jadi Menu Harian untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Ikan Gabus Kaya Protein dan Albumin, Bisa Jadi Menu Harian untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Ikan gabus selama ini kerap dikenal sebagai makanan yang dikonsumsi pasien pascaoperasi. Namun, ikan air tawar ini juga dinilai memiliki manfaat besar jika dijadikan bagian dari menu harian anak karena kandungan protein dan nutrisi penting yang mendukung tumbuh kembang.

Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga, Eka Saputra, menjelaskan ikan gabus memiliki kandungan gizi yang tinggi dan lengkap, terutama protein serta asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Menurut Eka, salah satu nilai tambah ikan gabus adalah kandungan albuminnya yang tinggi. Albumin merupakan protein utama dalam plasma darah yang berperan mengangkut berbagai zat di dalam tubuh, termasuk hormon dan enzim. Kandungan albumin ini pula yang membuat ikan gabus banyak direkomendasikan untuk membantu pemulihan serta perbaikan jaringan tubuh.

Eka menambahkan, albumin juga bermanfaat membantu pembentukan sel-sel yang rusak dan mendukung proses pertumbuhan balita. Selain itu, ikan gabus disebut mengandung senyawa bioaktif berupa peptida yang berperan dalam berbagai fungsi biologis tubuh.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa proses pengolahan dapat mengubah struktur kandungan protein. Namun, memasak tetap penting untuk menjaga keamanan pangan sekaligus meningkatkan mutu dan memperpanjang masa simpan. Eka menyebut tidak ada pengolahan yang tidak mengubah struktur kandungan gizi, tetapi pengolahan tetap diperlukan untuk meningkatkan konsumsi ikan, menjaga mutu, dan memperpanjang masa simpan.

Agar lebih disukai anak-anak, ikan gabus dapat diolah menjadi berbagai menu yang praktis dan menarik. Eka menilai kreativitas orang tua menjadi kunci untuk meningkatkan minat anak mengonsumsi ikan.

Ia menyebut ikan gabus bisa diolah menjadi nugget, kaki naga, maupun bakso ikan. Selain itu, menu berbahan dasar ikan gabus juga dapat disesuaikan dengan selera anak, misalnya dibuat menjadi dimsum, otak-otak, hingga kreasi makanan lainnya.

Dengan kandungan protein, asam amino esensial, dan albumin yang tinggi, ikan gabus tidak hanya dikaitkan dengan pemulihan kesehatan, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu sumber protein dalam menu harian anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan.