Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Bandung berkolaborasi dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dalam program Bulan Bakti IIDI Peduli Gizi di Pesantren Pertanian At-Taqwa, pesantren binaan BMH Jawa Barat, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini memadukan edukasi gizi dan penyaluran bantuan nutrisi bagi peserta.
Program tersebut menegaskan pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga dinilai strategis dalam upaya meningkatkan kualitas generasi, termasuk dari sisi kesehatan. Kegiatan berlangsung di Aula Atang Syahidin dan diikuti 120 peserta yang terdiri dari santri, siswa sekolah sekitar, serta masyarakat.
Rangkaian acara disusun secara edukatif dan interaktif. Setelah pembukaan, peserta menerima edukasi gizi yang disampaikan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan nutrisi. Antusiasme terlihat saat santri terlibat aktif dalam sesi diskusi dan penyuluhan.
Perwakilan Dinas Kesehatan Jawa Barat, Rita Kartika, menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat. Ia menyebut edukasi gizi diperlukan untuk mencegah stunting dan membangun pola hidup sehat sejak dini.
Ketua IIDI Cabang Bandung, Hj. Lia Dachliana Prihariadi, menyampaikan bahwa perhatian terhadap gizi santri merupakan bagian dari investasi masa depan. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam pembentukan generasi sehingga kesehatan santri perlu menjadi perhatian bersama.
Dari pihak BMH Jawa Barat, amil Asep Juhana mengapresiasi keterlibatan IIDI dalam mendukung kebutuhan santri. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya berupa bantuan, tetapi juga edukasi yang membekali santri untuk menjalani hidup lebih sehat.
Kolaborasi IIDI Bandung dan BMH ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan melalui dukungan kesehatan dan kepedulian sosial di lingkungan pesantren.

