Rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten Jombang diisi dengan kegiatan yang menekankan pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis desa. Sejumlah agenda digelar, mulai dari apresiasi kader berprestasi, festival kuliner lokal, lomba cipta makanan khas Jombang, hingga donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jombang.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jombang, Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, menyampaikan bahwa PKK perlu bergerak mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Ia menekankan pentingnya mendorong kader dan anggota PKK untuk berinovasi, termasuk mengembangkan potensi dari dapur rumah tangga menjadi peluang ekonomi.
Menurut Yuliati, potensi pangan lokal Jombang selama ini besar, namun kerap dipandang sederhana dan tradisional. Ia menilai, dengan pengemasan kreatif, hasil bumi lokal dapat menjadi produk unggulan dan membuka peluang usaha baru bagi keluarga.
Dalam festival kuliner, TP PKK Kabupaten Jombang menggandeng Indonesian Chef Association bersama Chef Fahri untuk memberikan edukasi dan demo memasak berbasis pangan lokal. Berbagai menu ditampilkan, seperti es tape kekinian, odading ubi gluten-free, basreng, serta siomay berbahan ikan rengkik dan ikan patin. Aneka olahan ikan lokal Jombang, termasuk lele dan patin, juga dikenalkan sebagai alternatif pangan yang dinilai sehat, terjangkau, dan memiliki nilai jual.
Yuliati menyebut kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan memasak, tetapi juga mendorong pemahaman tentang cara menaikkan nilai ekonomi bahan pangan di sekitar rumah. Ia menilai kreativitas ekonomi rumah tangga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap ketahanan keluarga.
Selain festival kuliner, peringatan HKG PKK ke-54 juga diramaikan lomba cipta makanan khas dan oleh-oleh Jombang yang diikuti berbagai kecamatan. Pada kategori makanan pokok, pemenang diraih Kecamatan Gudo dan Kecamatan Kabuh. Kategori kudapan dimenangkan Kecamatan Jombang dan Kecamatan Mojowarno. Untuk kategori snack, pemenangnya Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Diwek, sedangkan kategori minuman dimenangkan Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Perak.
Lomba tersebut menjadi wadah munculnya inovasi kuliner baru yang dinilai berpotensi dikembangkan menjadi produk UMKM unggulan daerah.
Di sisi lain, penghargaan diberikan kepada kader-kader PKK berprestasi dari berbagai bidang dan kelompok kerja (Pokja) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Penerima penghargaan antara lain Ny. Yustina Rahayu Efendi, S.Sos., M.Si dari Desa Bawangan, Kecamatan Ploso (Bidang Umum); Ny. Ainur Rohmah dari Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan (Pokja I); Ny. Eva Agustina dari Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo (Pokja II); Ny. Latifah dari Desa Ceweng, Kecamatan Diwek (Pokja III); serta Ny. Anis Susanti dari Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan (Pokja IV).
Rangkaian kegiatan juga diisi aksi sosial donor darah bersama PMI sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Yuliati menegaskan PKK diharapkan menjadi ruang yang hidup dan progresif, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

