Gorontalo – Program UMKM Street Food yang digagas Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mendapat dukungan dari berbagai elemen, termasuk pengusaha muda dan komunitas. Dukungan tersebut disampaikan BPD HIPMI Gorontalo serta komunitas Warga Amal melalui perwakilan Rusli Anwar dan Ramli Anwar.
HIPMI Gorontalo dan Warga Amal menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan UMKM Street Food yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo. Program ini menjadi perhatian karena menghadirkan pusat aktivitas ekonomi rakyat sepanjang sekitar 2,5 kilometer selama dua hari pelaksanaan.
Selain dukungan moral, kedua pihak juga menyatakan kesiapan untuk ikut meramaikan kegiatan agar suasana UMKM Street Food lebih semarak dan menarik minat masyarakat. Dukungan itu disampaikan langsung oleh Rusli Anwar mewakili HIPMI dan Ramli Anwar mewakili Warga Amal.
Rusli dan Ramli bertemu Wali Kota Adhan Dambea di Lapangan Taruna untuk menyampaikan dukungan tersebut. Kegiatan UMKM Street Food dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 8–9 Mei 2026, dengan rute dari kawasan kantor gubernur hingga perempatan McD.
Dalam pertemuan itu, mereka juga meminta izin untuk turut mensupport kegiatan dengan menghadirkan penampilan Band Sedjiwa di kawasan Bundaran Saronde, salah satu titik keramaian di area UMKM Street Food. Ramli Anwar mengatakan Wali Kota menyambut dan menyetujui rencana tersebut.
Kehadiran hiburan musik diharapkan dapat menambah daya tarik masyarakat untuk datang menikmati suasana malam sekaligus mendukung pelaku UMKM yang berjualan. Ramli Anwar menyebut dukungan itu juga dilatarbelakangi kedekatan emosional dan hubungan kekeluargaan dengan Wali Kota Gorontalo.
Sementara itu, Rusli Anwar menegaskan HIPMI memiliki tanggung jawab untuk hadir mendukung pergerakan UMKM dan ekonomi kerakyatan. Ia menyatakan HIPMI siap membantu bila diperlukan dukungan tambahan demi kemajuan UMKM, terutama karena kegiatan tersebut merupakan program pemerintah kota.
HIPMI dan Warga Amal juga berencana memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan hiburan musik Band Sedjiwa pada malam 9 Mei 2026. Mereka menilai keterlibatan komunitas dan hiburan dapat menjadi magnet untuk menarik masyarakat datang, sekaligus menguatkan dampak kegiatan terhadap pergerakan ekonomi rakyat.
Sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pengusaha muda ini diharapkan memperkuat kebersamaan dalam membangun ekonomi daerah yang hidup, kreatif, dan berpihak pada masyarakat kecil.

