BENGKULU — Momentum Hari Diet menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat melalui pengaturan makan yang teratur. Diet tidak hanya dimaknai sebagai upaya menurunkan berat badan, tetapi juga menjaga keseimbangan tubuh secara menyeluruh.
Pola makan yang tepat disebut dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, kebiasaan makan yang baik juga dinilai berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih stabil.
Pelaku diet sekaligus ahli kesehatan, Hj. Nurlela Nawawi, SKM., MM, menekankan pentingnya menjalankan diet secara bijak dan berkelanjutan. Menurutnya, diet bukan sekadar mengurangi porsi makan, melainkan mengatur pola konsumsi dengan gizi seimbang.
“Diet yang sehat itu bukan menyiksa diri, tetapi mengatur pola makan dengan kandungan gizi yang tepat sehingga tubuh tetap kuat dan pikiran menjadi lebih jernih,” ujar Nurlela. Ia menambahkan, konsistensi menjadi kunci utama dalam menjalankan diet sehat.
Ahli gizi Arini Aulia Nurul Fikri, S.Gz., juga mengingatkan bahwa kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda sehingga pola diet perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
“Diet yang baik harus memperhatikan asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral secara seimbang agar tubuh tetap berfungsi optimal,” jelas Arini. Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh tren diet instan yang belum tentu aman.
Melalui peringatan Hari Diet, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus meningkat. Dengan pola makan teratur dan gaya hidup aktif, kualitas hidup dinilai dapat meningkat secara signifikan.
Edukasi yang berkelanjutan juga diharapkan mendorong masyarakat menjadikan diet sehat sebagai bagian dari rutinitas harian, sehingga kesehatan fisik dan mental dapat terjaga untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif.

