BERITA TERKINI
Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Bawang Putih Naik Tipis di Pasar Tradisional

Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Bawang Putih Naik Tipis di Pasar Tradisional

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia mencatat pergerakan harga pangan di pasar tradisional Indonesia bervariasi pada Minggu, 28 Juni 2026. Sejumlah komoditas bumbu dapur, terutama aneka cabai dan bawang merah, mengalami penurunan harga di tingkat pengecer, sementara bawang putih tercatat naik tipis.

Berdasarkan data PIHPS yang diakses melalui portal bi.go.id/hargapangan pada pukul 10.50 WIB, penurunan terdalam terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas ini turun 8,58 persen atau berkurang Rp6.550 menjadi Rp69.750 per kilogram (kg), sekaligus tetap menjadi salah satu yang tertinggi di kelompok hortikultura.

Penurunan juga terlihat pada cabai merah keriting yang melemah 3,86 persen (turun Rp2.150) menjadi Rp53.500 per kg. Cabai merah besar turun 7,67 persen atau Rp4.400 ke level Rp53.100 per kg, sementara cabai rawit hijau terkoreksi 5,38 persen menjadi Rp51.900 per kg.

Di kelompok bumbu umbi, bawang merah ukuran sedang tercatat turun 4,94 persen atau Rp2.650 menjadi Rp50.950 per kg. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan 0,93 persen atau bertambah Rp400 menjadi Rp43.600 per kg.

Untuk beras, harga cenderung stabil. Beras kualitas medium I bertahan di Rp16.300 per kg dan medium II tetap di Rp16.100 per kg. Adapun beberapa jenis beras lain bergerak tipis, yakni beras kualitas bawah I turun 0,34 persen (Rp50) menjadi Rp14.600 per kg, beras kualitas bawah II naik 0,69 persen (Rp100) menjadi Rp14.600 per kg, beras kualitas super I naik 0,29 persen (Rp50) menjadi Rp17.600 per kg, dan beras kualitas super II naik 0,29 persen (Rp50) menjadi Rp17.100 per kg.

Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat naik tipis 0,13 persen atau Rp50 menjadi Rp37.200 per kg.