Dalam beberapa tahun terakhir, Hai Phong disebut muncul sebagai “titik terang” di peta pariwisata Vietnam bagian utara. Perkembangan ini dinilai banyak dipengaruhi oleh platform konten digital, dengan kanal Hai Phong 24h—bagian dari ekosistem 28 Entertainment—menjadi salah satu faktor yang menonjol lewat cara mengemas kuliner dan budaya lokal hingga menarik perhatian wisatawan.
Hai Phong 24h dikenal menggunakan format sederhana dan pendekatan langsung. Kontennya menampilkan hidangan tradisional lewat pengambilan gambar jarak dekat yang menonjolkan kesegaran makanan, disertai pengalaman lapangan dan informasi ringkas. Gaya penyajian ini menyasar rasa ingin tahu serta kebutuhan pengalaman cepat di kalangan anak muda.
Sejumlah seri seperti rencana perjalanan wisata kuliner atau daftar makanan yang dianggap wajib dicoba disebut kerap meraih ratusan ribu penayangan. Dengan visual yang kuat, video-video tersebut mendorong penonton untuk menyimpan dan membagikan konten, hingga merencanakan perjalanan untuk mencoba langsung.
Popularitas video tur kuliner 24 jam di Hai Phong, ditambah promosi dari mulut ke mulut melalui media sosial, disebut ikut menggeser citra kota pelabuhan itu menjadi destinasi wisata kuliner baru bagi kaum muda. Sejumlah menu yang sebelumnya lebih dikenal warga lokal kini masuk dalam “daftar periksa” wisatawan, di antaranya sup mie kepiting, roti pedas, banh beo (kue beras kukus), jeli kelapa, dan bubur ubi jalar.
Namun, Hai Phong 24h tidak hanya menampilkan makanan sebagai objek utama. Kanal ini memosisikan kuliner sebagai pintu masuk untuk mengenalkan budaya, masyarakat, dan gaya hidup khas Hai Phong. Dari hidangan yang sudah akrab hingga warung kecil di gang, tiap video dikembangkan menjadi kisah yang mengaitkan makanan dengan kenangan, kebiasaan, serta karakter masyarakat setempat. Dengan begitu, penonton tidak hanya melihat makanan sebagai sesuatu yang lezat, tetapi juga memahami konteks mengapa hidangan tersebut hadir dan bertahan di tempat itu.
Selain kuliner, kanal tersebut juga menghadirkan konten tentang sejarah, warisan arsitektur, dan festival yang mencerminkan budaya lokal. Potongan gambar arsitektur lama, kawasan tua, serta destinasi seperti pantai, pulau, dan area wisata dipadukan untuk membentuk gambaran Hai Phong yang lebih menyeluruh dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Hai Phong 24h juga rutin memperbarui informasi mengenai perkembangan kota, mulai dari proyek infrastruktur utama hingga konektivitas transportasi regional. Unsur ini digabungkan dengan konten budaya dan wisata untuk membangun citra Hai Phong sebagai kota yang modern, dinamis, dan memiliki daya tahan.
Melalui kombinasi konten kuliner, budaya, sejarah, dan informasi perkembangan kota, Hai Phong 24h dinilai berhasil membentuk identitasnya sendiri sekaligus memperluas alasan orang berkunjung. Hai Phong tidak hanya ditampilkan sebagai tujuan makan, tetapi juga sebagai kota pesisir dengan kedalaman budaya dan potensi pembangunan yang terus bergerak.

