Wisata dalam kota kian diminati masyarakat sebagai alternatif mengisi waktu libur di tengah padatnya aktivitas perkotaan. Menangkap tren tersebut, Gojek menghadirkan program bertajuk Jalan Jajan yang mengajak pengguna mengeksplorasi berbagai sudut kota melalui pengalaman kuliner dan wisata lokal.
Head of Marketing Gojek, Marsela Renata, mengatakan tren perjalanan jarak dekat dan berdurasi singkat semakin terlihat, terutama pada momen libur seperti long weekend. Ia menyebut Gojek merespons kebutuhan itu dengan menghadirkan rekomendasi wisata dan kuliner yang dapat diakses lewat aplikasi.
“Kalau kita lihat dari data BPS 2026, masyarakat Indonesia ini memang sekarang suka jalan-jalan yang tipis-tipis. Jalan-jalan jarak dekat, waktu-waktu yang singkat, kayak momen long weekend. Karena kita [Gojek] melihat adanya kebutuhan itu [liburan], jadi Gojek langsung membuat rekomendasi wisata dan juga kuliner yang namanya Jalan Jajan,” kata Marsela saat ditemui di Babah Koffie, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Marsela menjelaskan, Jalan Jajan merupakan program rekomendasi jalan-jalan, wisata, dan kuliner yang telah dikurasi. Rekomendasi destinasi dipilih dari lokasi-lokasi ikonik, mulai dari ruang komunal hingga tempat yang sedang menjadi perbincangan masyarakat. Adapun pilihan kuliner dirancang dengan memadukan makanan autentik dan kuliner yang tengah viral untuk mengakomodasi preferensi yang beragam.
Founder SANA Kenal Kota, Abimantra Pradhana, menilai meningkatnya tren wisata dalam kota turut dipengaruhi perkembangan aksesibilitas. Kemudahan memperoleh informasi dan transportasi membuat masyarakat lebih terdorong mencoba kuliner maupun destinasi unik di dalam kota.
“Ditambah ada inovasi-inovasi dari Gojek. Kita tinggal buka apps, mau ke mana aja kita bisa dianterin. Terus misalnya kita laper, tinggal buka Go Food Apps. Itu ada titik-titik, near me atau udah 4,9. Sehingga angka itu mengundang curiosity kita, yang tadinya tipis-tipis, jadi ingin tau cerita lebih lanjut,” jelas Abimantra.
Ia juga menyoroti perubahan cara masyarakat menikmati perjalanan. Menurutnya, orang kini tidak hanya mencari destinasi populer, tetapi juga ingin memahami cerita dan sejarah tempat yang dikunjungi. Pergeseran ini dinilai membuka peluang untuk menghadirkan eksplorasi kota yang lebih kaya nilai dan narasi.
“Sekarang trennya orang mencari sesuatu yang lebih bermakna. Itu kesempatan untuk kasih ke warga, apa nih experience yang bisa diberikan,” ujarnya.
Program Jalan Jajan terintegrasi dengan layanan lain di aplikasi Gojek, seperti GoRide, GoCar, dan GoFood, sehingga pengguna dapat merencanakan perjalanan sekaligus mengakses rekomendasi kuliner dalam satu aplikasi. Saat ini, Jalan Jajan tersedia di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

