Seorang food vlogger muda di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, konsisten mempromosikan kuliner lokal melalui media sosial. Konten yang ia buat dinilai turut membantu meningkatkan omzet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Andi Fitri, kreator konten Instagram dan TikTok dengan akun @makankuy, mengatakan awalnya ia membuat konten semata untuk memperkenalkan cita rasa daerah. “Saya ingin angkat cita rasa lokal supaya dikenal lebih banyak orang,” ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.
Perempuan yang mulai membuat konten pada 2023 itu mengaku sempat menerima komentar negatif. Ia sempat dinilai terlalu sering menggunakan bahasa Kupang dan dialek Jakarta. Meski demikian, Andi memilih tetap konsisten dan menjadikan kritik sebagai bagian dari proses belajar.
Menurut Andi, keunikan kuliner Kupang salah satunya terletak pada sei dan seafood segar. Ia menyebut teknik pengasapan tradisional pada sei menghasilkan cita rasa khas yang tidak ia temukan di daerah lain. Dalam setiap ulasan, ia berupaya menyampaikan deskripsi rasa tanpa menjatuhkan pihak mana pun.
Dampak kontennya, kata Andi, dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Ia menuturkan ada pemilik usaha yang mampu melunasi cicilan setelah omzet meningkat usai produknya diulas. Andi menilai peran food vlogger tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga dapat membantu usaha yang belum banyak terekspos.
Meski mengakui profesi tersebut belum sepenuhnya menjanjikan, Andi tetap optimistis. Ia berharap semakin banyak anak muda berani konsisten dan kreatif dalam mempromosikan potensi daerah. “Prinsip saya, merekomendasikan makanan yang real tanpa menjatuhkan,” ucapnya.

