JAKARTA — Di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, masyarakat dinilai semakin jeli mencari sumber penghasilan alternatif yang lebih stabil dan terukur. Menjawab kebutuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Pameran bisnis waralaba dan kemitraan edisi ke-26 ini ditujukan bagi calon pelaku usaha yang ingin memulai bisnis dengan risiko lebih terkendali melalui sistem yang telah teruji. FLEI Business Show 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 10 Mei 2026.
Penyelenggaraan tahun ini digelar bersamaan dengan Cafe Brasserie Expo (CBE) dan Morefood Expo. Kolaborasi tersebut menghadirkan ekosistem bisnis makanan dan minuman (F&B) serta peluang kemitraan dalam satu area pameran.
Pembukaan resmi dihadiri perwakilan sejumlah kementerian dan asosiasi, termasuk Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), serta KADIN Indonesia dan Perhimpunan WALI.
Dukungan lintas kementerian itu disebut memperkuat posisi FLEI sebagai agenda strategis nasional. Kehadiran regulator juga menegaskan peran kewirausahaan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi yang menjadi prioritas pertumbuhan saat ini.
Data Kementerian Perdagangan per Februari 2026 mencatat penerbitan 165 Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) dalam negeri dan 162 STPW luar negeri. Angka tersebut dipandang sebagai sinyal pertumbuhan sektor waralaba di tengah perlambatan ekonomi.

