BERITA TERKINI
Festival SEIKAT di Kediri Dorong Ekonomi Lokal Lewat Tenun Ikat, Seni, Kuliner, dan UMKM

Festival SEIKAT di Kediri Dorong Ekonomi Lokal Lewat Tenun Ikat, Seni, Kuliner, dan UMKM

KEDIRI — Pemerintah Kota Kediri terus memperkuat upaya akselerasi ekonomi berbasis potensi lokal melalui gelaran SEIKAT: Semarak Seni dan Kuliner Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul. Kegiatan ini digelar di Lapangan Gajah pada Sabtu (2/5) dan menjadi ruang kolaborasi antara pelaku UMKM, komunitas seni, serta masyarakat untuk mempromosikan produk unggulan sekaligus menegaskan Tenun Ikat Bandar Kidul sebagai identitas khas daerah.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Puluhan stan UMKM yang menawarkan beragam kuliner dan produk lokal ramai diserbu pengunjung. Sejumlah pelaku usaha menyampaikan dagangannya habis terjual sebelum acara berakhir.

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan seni dari Vivi Atika, Side Project, dan Keroncong Saliswara yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menekankan pentingnya promosi budaya dan produk lokal untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga identitas daerah.

Sementara itu, Lurah Bandar Kidul Herro Sudarmawan mengatakan SEIKAT merupakan bagian dari implementasi Program Merata Tahun Anggaran 2026 yang menitikberatkan pada pengembangan potensi berbasis wilayah. Menurutnya, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, PKK, komunitas seni, hingga pelaku UMKM, untuk memperkuat ekonomi sekaligus nilai sosial budaya di tingkat kelurahan.

Herro menegaskan kegiatan ini tidak sekadar acara, melainkan gerakan bersama untuk meningkatkan ekonomi warga sekaligus melestarikan warisan budaya Tenun Ikat Bandar Kidul. Dalam pelaksanaannya, stan bazar diikuti perwakilan RT se-Kelurahan Bandar Kidul dan dilombakan guna memacu kreativitas pelaku usaha.

Rangkaian acara berlanjut pada Minggu (3/5) dengan agenda senam bersama, jalan sehat, serta pembagian doorprize. Ke depan, program ini direncanakan berlangsung rutin setiap bulan melalui skema SEIKAT SWP (Sak Wulan Pisah) sebagai strategi berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi kampung.