Festival Kuliner Pecinan Jakarta digelar di Grand City Surabaya pada 6–15 Februari. Begitu memasuki area acara, pengunjung disambut aroma masakan dari deretan tenant yang meramaikan festival menjelang perayaan Imlek.
Penyelenggara menghadirkan hampir 50 tenant kuliner dari berbagai daerah, termasuk iL Gusto Pizza, Seblak Mamang Rafael, dan Smash Coffe by Smash. Sejumlah tenant dari luar negeri juga turut meramaikan acara.
Festival ini mengusung konsep gabungan kuliner halal dan non-halal yang ditempatkan di dua lokasi berbeda. Untuk pilihan halal, beberapa tenant yang hadir antara lain Ayam Bebek & Sapi Asap Kupang Punya Rasa, Squid World, dan Raja Putu. Sementara tenant non-halal di antaranya Kerupuk Babi Ajong, Sate Babi Madu Ko Ahin, dan Shanghai Guo Bao.
Maxie Oliver, perwakilan Jangkrik Kuliner selaku penyelenggara, mengatakan konsep tersebut ditujukan agar festival tetap menghadirkan nuansa kuliner Imlek yang identik dengan hidangan Chinese, sekaligus menyediakan banyak opsi halal bagi pengunjung dari beragam kalangan.
Dalam festival ini, panitia juga menghadirkan juru masak dari Malaysia serta chef asal Italia yang menyajikan menu internasional. Menurut Maxie, sebagian besar tenant yang dihadirkan berasal dari luar Surabaya dan telah melalui proses kurasi sebelum ditampilkan di acara tersebut.
Festival Kuliner Pecinan Jakarta menjadi kunjungan ketiga penyelenggara ke Surabaya. Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, panitia menyediakan banyak area duduk di berbagai titik, serta area indoor berpendingin ruangan agar pengunjung dapat menikmati acara dengan lebih nyaman.

