Beras merupakan bahan pokok yang hampir selalu tersedia di rumah. Namun, jika disimpan terlalu lama, beras kerap menghadapi masalah seperti munculnya kutu atau bau apek. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas nasi saat dimasak.
Ada sejumlah cara sederhana untuk membantu menjaga beras tetap awet, harum, dan bebas kutu tanpa bahan kimia tambahan. Beberapa di antaranya memanfaatkan bumbu dapur yang umum ditemukan di rumah.
1. Cabai kering
Aroma pedas cabai kering dapat membantu mengusir kutu beras. Caranya, masukkan 1–3 buah cabai kering ke dalam wadah penyimpanan beras, lalu tutup rapat rice box agar hasilnya lebih maksimal.
2. Daun jeruk purut
Daun jeruk purut yang sudah ditumbuk dapat dicampurkan ke dalam beras. Takaran yang disebutkan adalah sekitar 50 gram untuk 10 kilogram beras. Selain membantu mengusir kutu, daun jeruk purut juga memberi aroma harum pada beras.
3. Daun asam jawa
Daun asam jawa yang sudah dibersihkan atau dikeringkan dapat digunakan untuk menjaga kualitas beras. Campurkan 2–3 tangkai daun ke dalam beras dan simpan di tempat kering. Cara ini juga disebut dapat membantu mengurangi risiko bau apek.
4. Lada kering
Lada kering juga dapat dimanfaatkan sebagai penangkal kutu. Masukkan beberapa batang lada kering ke dalam tempat penyimpanan beras. Aromanya yang khas disebut membuat kutu enggan berkembang biak.
5. Daun belimbing wuluh
Daun belimbing wuluh yang sudah kering dapat dimasukkan ke dalam rice box, sekitar 2–3 tangkai. Cara ini digunakan untuk membantu menjaga beras lebih awet dan tidak mudah terserang hama.
6. Daun pandan
Daun pandan dapat membantu mengusir kutu sekaligus memberi aroma wangi alami. Tambahkan beberapa lembar daun pandan ke dalam wadah penyimpanan beras agar beras tetap terjaga dan nasi menjadi lebih harum saat dimasak.

