Bandung dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kuliner, terutama saat malam hari. Pada 2026, tren kuliner malam di Kota Kembang semakin ramai dengan hadirnya sejumlah kawasan street food yang viral karena konsepnya yang unik, pilihan menu yang beragam, serta harga yang relatif terjangkau. Mulai dari jajanan tradisional hingga makanan internasional, pengunjung dapat menemukan banyak opsi kuliner dalam satu area.
Berikut empat kawasan street food malam di Bandung yang disebut sedang viral dan kerap masuk daftar kunjungan wisata kuliner.
1. Lengkong Night Street Food
Lengkong Night Street Food berlokasi di Jalan Lengkong Kecil. Kawasan ini ramai dikunjungi sejak sekitar pukul 17.00 hingga larut malam, terutama pada akhir pekan atau momen tertentu seperti Ramadan. Deretan tenant makanan berjajar di sepanjang jalan, dengan akses yang relatif mudah karena berada di pusat kota. Namun, pengunjung perlu mengantisipasi kemacetan dan antrean pada jam-jam sibuk.
Menu di kawasan ini beragam, mulai dari steak, BBQ, hingga jajanan yang populer di media sosial. Beberapa nama yang disebut antara lain Warung Steak Simantan dengan saus khasnya, Kenhotbar yang menawarkan menu grill seperti beef yakishabu dan chicken BBQ, serta Shinimari Japanese Streetfood dengan menu halal seperti chicken katsu dan tempura. Kisaran harga yang disebut berada di rentang Rp10.000 hingga Rp50.000.
2. Braga Culinary Night
Braga Culinary Night merupakan event kuliner malam yang sudah berjalan sejak 2014 dan masih diminati hingga kini. Kegiatan ini berlokasi di Jalan Braga, dengan suasana heritage yang dipadukan konsep street food modern. Event biasanya digelar dua minggu sekali pada Sabtu malam, dari pukul 18.00 hingga 01.00 WIB. Saat acara berlangsung, jalan ditutup untuk kendaraan sehingga pengunjung bisa berjalan kaki menikmati suasana.
Braga Culinary Night disebut memiliki beberapa zona, seperti area food truck, mini booth, dan panggung hiburan musik. Sejumlah menu yang disebut menjadi favorit di antaranya Bacang Panas Braga dengan isian daging yang melimpah, serta Angkringan Teteh yang menawarkan menu sederhana dengan harga terjangkau. Tersedia pula dessert seperti Sweet Cantina, serta pilihan menu internasional seperti dimsum dan burger.
3. Paskal Food Market
Paskal Food Market berada di kawasan Paskal Hyper Square dan menawarkan konsep yang lebih modern. Tempat ini disebut menghadirkan lebih dari 50 tenant dengan total 1.100 menu. Area semi outdoor dengan pencahayaan hangat menciptakan suasana yang nyaman untuk makan malam, ditambah adanya live music yang menemani pengunjung.
Pilihan makanan di Paskal Food Market mencakup kuliner Indonesia seperti sate, cuanki, dan serabi, serta menu internasional seperti steak dan Chinese food. Untuk camilan tersedia roti bakar, bola ubi, hingga dessert kekinian, dengan beragam pilihan minuman segar.
4. Cibadak Culinary Night
Cibadak Culinary Night menawarkan nuansa Chinatown dengan dekorasi lampion merah yang mencolok, terutama saat malam hari. Kawasan ini berada di Jalan Cibadak, buka dari sore hingga malam, dan disebut selalu ramai. Lokasinya juga dekat pusat kota sehingga mudah dijangkau.
Menu yang tersedia beragam, mulai dari makanan khas Indonesia hingga Chinese food dan jajanan unik. Beberapa yang disebut populer antara lain Kobe Teppanyaki dengan sajian street food ala Jepang, Pisang Keju Papaday yang kerap memunculkan antrean panjang, serta Ronde Jahe Alkateri yang cocok dinikmati saat udara dingin. Pengunjung juga diingatkan bahwa kawasan ini menyediakan campuran makanan halal dan non halal, sehingga disarankan lebih selektif saat memilih menu.
Keempat kawasan tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda, baik dari sisi suasana, konsep, maupun ragam pilihan makanan. Bagi wisatawan yang merencanakan wisata kuliner malam di Bandung, kawasan-kawasan ini kerap disebut sebagai destinasi yang patut dipertimbangkan.

