Anggota DPRD Provinsi Riau, Adrias, mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Riau untuk mendorong batik dan kuliner khas dari berbagai kabupaten/kota agar mampu menembus pasar dunia.
Ia menilai Riau memiliki beragam produk unggulan seperti songket, batik, dan kuliner khas yang tersebar di 12 kabupaten/kota. Menurutnya, dengan upaya yang tepat, kerajinan tangan dan kuliner tersebut berpeluang mendapatkan pangsa pasar tersendiri.
“Karena songket dan batik serta kuliner Riau di 12 kabupaten/kota ini memiliki keunikan dan potensi yang berbeda masing-masing daerah,” ujar Adrias, Rabu, 22 April 2026.
Adrias juga menyebut DPRD Riau akan mendorong wacana dukungan melalui pameran songket dan batik. Dalam pameran tersebut, berbagai kerajinan songket dan batik dengan beragam motif direncanakan ditampilkan sebagai ciri khas daerah.
“Kita sedang wacanakan hal ini, sebuah pameran untuk menampilkan ciri khas berbagai kerajinan songket, batik dan kuliner di Riau,” katanya.
Ia menambahkan, wacana pameran itu ditargetkan berlangsung pada akhir 2026 melalui kerja sama program CSR BRK Syariah, serta melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan TP PKK Riau.

