BERITA TERKINI
Dosen Jurusan Bisnis PNL Latih UMKM Kuliner Meunasah Mesjid Optimalkan Literasi Keuangan Digital dan Pemasaran Media Sosial

Dosen Jurusan Bisnis PNL Latih UMKM Kuliner Meunasah Mesjid Optimalkan Literasi Keuangan Digital dan Pemasaran Media Sosial

Sejumlah dosen Jurusan Bisnis Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan optimalisasi UMKM “Go Digital” bagi pelaku usaha kuliner di Gampong Meunasah Mesjid, Kota Lhokseumawe.

Pelatihan ini menyasar pelaku UMKM setempat yang berasal dari Gampong Meunasah Mesjid, salah satu desa binaan PNL. Materi yang diberikan berfokus pada literasi keuangan digital serta pemasaran melalui media sosial.

Ketua tim PKM, Dr. Yusri Hazmi, SE., M.Si., Ak, didampingi anggota Hamdani, SE., MSM dan Edi Abral, SE., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut didanai melalui Dana DIPA Politeknik Negeri Lhokseumawe Tahun Anggaran 2026 yang dikelola Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNL. Informasi itu disampaikan kepada media pada Selasa (23/6/2026).

Menurut Yusri Hazmi, pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, baik untuk pengelolaan keuangan maupun pemasaran produk melalui media sosial, sehingga daya saing usaha dapat meningkat.

Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan oleh dosen pelaksana PKM bersama mahasiswa Jurusan Bisnis yang turut dilibatkan. Pemantau kegiatan dari P3M PNL, Amri, S.ST., MT, berharap pelatihan ini dapat memberi manfaat nyata bagi peserta dan dapat dikembangkan untuk menjalankan serta memperluas usaha mereka.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu mendorong perkembangan UMKM di Kota Lhokseumawe,” kata Amri.

Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Jurusan Bisnis Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah (ALKS). Rara Fira Fazura memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Canva untuk membuat media promosi yang menarik dan kreatif. Sementara itu, Nur Nazwa Laila membekali peserta dengan keterampilan memasarkan produk melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok guna memperluas jangkauan pemasaran UMKM.