BERITA TERKINI
Dosen Gizi Ingatkan Pentingnya Menu Seimbang agar Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa

Dosen Gizi Ingatkan Pentingnya Menu Seimbang agar Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa

Menjalankan ibadah puasa Ramadan perlu dibarengi pola makan yang sehat agar tubuh tetap segar saat beraktivitas. Pemilihan menu dengan nutrisi seimbang dinilai membantu menjaga kebugaran sekaligus membuat manfaat puasa lebih optimal.

Dosen Program Studi Gizi Universitas Alma Ata Yogyakarta, Hastrin Hositanisita, menjelaskan asupan makanan sebaiknya dimulai sejak sahur dengan menerapkan gizi seimbang, mencakup karbohidrat, protein, serta mineral dan vitamin dari buah dan sayuran. Ia menekankan pentingnya memperhatikan porsi dari masing-masing komponen.

“Terkait porsi karbohidrat mungkin bisa satu sampai dua centong nasi tergantung masing-masing individu. Protein bisa dari ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan yang lain. Jangan lupa juga sayur dan buah,” ucapnya, Minggu, 22 Februari 2026.

Hastrin menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang menganggap makan nasi dan lauk saja sudah cukup. Menurutnya, pola tersebut kurang optimal karena tubuh tetap membutuhkan zat gizi mikro, terutama vitamin dan mineral.

“Kadang ada yang ingin praktis jadi hanya makan nasi dan lauk saja. Itu kurang optimal karena tubuh juga membutuhkan zat gizi mikro terutama vitamin dan mineral,” ujarnya.

Selain makanan, ia mengingatkan kebutuhan cairan tubuh juga perlu dipenuhi. Aktivitas pada siang hari, terutama saat cuaca panas, perlu diimbangi dengan asupan cairan yang cukup saat sahur, meski kebutuhan tiap orang dapat berbeda-beda.

“Karena sepanjang hari kita tidak makan, kemudian tubuh juga sebetulnya butuh cairan apalagi saat cuaca panas. Nah, usahakan saat sahur itu minum air yang cukup dan memang kebutuhan setiap orang itu berbeda-beda jumlahnya,” katanya.

Hastrin menambahkan, pemenuhan nutrisi juga dapat dilakukan saat berbuka. Ia menyebut menu berbuka yang ideal adalah mengonsumsi kurma dan air putih, sebagaimana anjuran Nabi Muhammad SAW.

“Untuk buka puasa, Nabi Muhammad SAW menganjurkan dengan tiga buah kurma dan air putih. Nah, kurma ini termasuk buah yang saat mudah diserap oleh tubuh. Jadi jenis gula pada buah kurma itu sangat mudah untuk diubah menjadi energi di dalam tubuh sehingga mampu menggantikan energi lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu sering berbuka dengan minuman manis karena lonjakan gula darah yang tinggi dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.

“Kalau mau minum es buah atau minuman manis lainnya, sebaiknya tidak setiap hari. Karena lonjakan gulanya cukup tinggi dan nanti efeknya juga agak kurang bagus,” ucapnya.