Seorang dokter anak mengungkap masih banyak orang tua yang keliru dalam memenuhi kebutuhan gizi anak selama menjalani puasa Ramadan. Kekeliruan tersebut dapat terjadi karena pola makan anak berubah saat waktu makan terbatas pada sahur dan berbuka.
Dalam penjelasannya, dokter anak menekankan pentingnya memastikan asupan gizi anak tetap terpenuhi meski jadwal makan berbeda dari hari biasa. Orang tua diimbau memperhatikan kualitas makanan saat sahur dan berbuka agar kebutuhan energi dan zat gizi anak tetap tercukupi selama berpuasa.
Artikel ini menyoroti perlunya pemahaman orang tua terkait pengaturan makan anak selama Ramadan agar puasa dapat dijalani dengan baik tanpa mengabaikan kebutuhan gizi.

