Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Gorontalo menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung pelaksanaan event Street Food yang digelar akhir pekan ini. Kegiatan tersebut berlangsung sepanjang 2,1 kilometer, mulai dari kawasan samping Rumah Dinas Gubernur hingga depan gerai McDonald’s.
Kepala Dishub Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, mengatakan pengamanan dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna memastikan kelancaran kegiatan serta arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah titik parkir bagi pengunjung, di antaranya di sisi kanan Jalan Nani Wartabone serta ruas Jalan HB Jassin atau eks Jalan Agus Salim. Hermanto menjelaskan, khusus area parkir di jalur Jalan Nasional tidak akan dikenakan retribusi. Sementara itu, untuk kantong parkir di ruas jalan kota, retribusi tetap diberlakukan sesuai ketentuan Peraturan Daerah.
Terkait pengaturan lalu lintas, penutupan jalur akan dimulai pukul 17.00 Wita untuk memberi kesempatan pelaku UMKM mempersiapkan lokasi dagangan. Jalan akan ditutup penuh setelah waktu salat Magrib, sekitar pukul 18.15 hingga 18.30 Wita.
Dishub memastikan pelaksanaan Street Food tidak mengganggu agenda pemberangkatan Jemaah Calon Haji yang dijadwalkan pada 9 Mei 2026. Menurut Hermanto, telah disiapkan jalur alternatif dan skema pengaturan cadangan.
Hermanto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan Nani Wartabone dan HB Jassin selama kegiatan berlangsung. Ia mengimbau warga menyesuaikan rute perjalanan lebih awal untuk menghindari kemacetan, mengingat Street Food direncanakan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Gorontalo setiap malam Sabtu dan malam Minggu.

