BERITA TERKINI
Dinas PUPR Aceh Barat Aspal Ruas Jalan Samudra II Menuju Wisata Kuliner Pantai Batee Puteh

Dinas PUPR Aceh Barat Aspal Ruas Jalan Samudra II Menuju Wisata Kuliner Pantai Batee Puteh

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat kembali melakukan pengaspalan ruas Jalan Samudra II di kawasan wisata kuliner Pantai Batee Puteh, Gampong Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Sabtu (11/7/2026).

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, mengatakan perbaikan akses jalan ditujukan untuk mempermudah mobilitas warga dan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner di kawasan tersebut. Menurutnya, waktu tempuh yang lebih singkat dapat meningkatkan frekuensi kunjungan wisatawan dan berdampak pada penjualan makanan serta minuman.

Fadly menyebut Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus menggenjot pembangunan infrastruktur di kawasan objek wisata agar lebih mudah dijangkau. Ia menilai akses jalan yang baik dapat menarik wisatawan dari luar daerah dan membantu usaha makan lokal lebih dikenal luas.

Selain mendukung kawasan wisata kuliner, pengaspalan ini juga diproyeksikan memperlancar akses menuju destinasi wisata religi dan sejarah Tugu Kupiah Meuketop Teuku Umar di Batee Puteh, Kota Meulaboh.

Fadly menambahkan proses pengerjaan berjalan lancar berkat persiapan teknis yang matang meski anggaran terbatas. “Setelah semua tahapan teknis selesai kita lakukan, hari ini ruas Jalan Samudra II di pesisir pantai Batee Puteh, Desa Ujong Kalak, mulai kita aspal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menyampaikan realisasi proyek berlangsung lebih cepat dari target. Berdasarkan kontrak kerja, proyek dijadwalkan selesai hingga November 2026, termasuk masa pemeliharaan.

Proyek pengaspalan ini dikerjakan rekanan CV Takusangka Jaya dengan nilai kontrak Rp646.115.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2026. Ruas yang ditingkatkan sepanjang 250 meter dengan lebar 4 meter.

Pemerintah daerah berharap peningkatan infrastruktur tersebut dapat segera berdampak pada kesejahteraan warga, terutama pelaku UMKM yang membuka usaha di sepanjang jalur menuju destinasi wisata. “Harapan kita, dengan telah diaspalnya ruas jalan menuju destinasi wisata Kupiah Meuketop Tugu Teuku Umar Batee Puteh ini, dapat mendongkrak ekonomi bagi pelaku UMKM yang membuka usaha di sepanjang ruas jalan ini,” kata Beni.

Kawasan pesisir Pantai Batee Puteh disebut memiliki nilai historis. Ruas jalan tersebut sempat rusak parah akibat bencana tsunami pada 2004. Seiring waktu, kawasan ini kembali ramai dikunjungi masyarakat setempat maupun wisatawan luar daerah.

Sebelum pengaspalan dilakukan, kondisi Jalan Samudra II masih berupa hamparan kerikil, berdebu, dan berlubang. Dengan tingginya mobilitas warga serta tumbuhnya warung-warung UMKM di sepanjang jalur, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memutuskan meningkatkan statusnya menjadi jalan aspal. Setelah pengaspalan, kawasan pesisir Batee Puteh diharapkan semakin tertata, nyaman dilalui, dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah.