BERITA TERKINI
Delegasi UCLG Aspac 2026 Cicipi Kuliner dan Saksikan Tradisi Lokal di Pantai Nambo Kendari

Delegasi UCLG Aspac 2026 Cicipi Kuliner dan Saksikan Tradisi Lokal di Pantai Nambo Kendari

KENDARI — Pantai Nambo di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi lokasi pengenalan budaya dan kuliner lokal kepada delegasi internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG Aspac) 2026, Sabtu (9/5/2026). Para tamu dari berbagai negara diajak menikmati festival adat, makanan khas Sultra, hingga permainan tradisional masyarakat pesisir.

Sejumlah delegasi tampak antusias mencoba kuliner tradisional, seperti sate pokea dan gogos, serta menikmati air kelapa muda di tepi pantai. Beberapa tamu juga terlihat berbaur dengan warga sambil menyaksikan pertunjukan budaya yang ditampilkan di kawasan tersebut.

Kunjungan lapangan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan UCLG Aspac 2026 yang dipusatkan di Kota Kendari. Pemerintah Kota Kendari memanfaatkan momentum forum internasional itu untuk memperkenalkan budaya, pariwisata, dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal kepada peserta dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik.

Selain festival adat dan sajian kuliner tradisional, area Pantai Nambo turut diramaikan dengan ekspo UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal. Pemerintah juga menghadirkan gerakan pangan murah yang diserbu warga dan peserta kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi diperlihatkan permainan tradisional khas Sultra yang melibatkan masyarakat setempat. Beberapa delegasi mengabadikan momen pertunjukan menggunakan telepon genggam mereka.

UCLG Aspac 2026 di Kota Kendari dihadiri delegasi dari sejumlah negara di kawasan Asia-Pasifik, di antaranya Filipina, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, dan Nepal, serta perwakilan pemerintah kota dan organisasi internasional lainnya. Forum ini menjadi ajang pertemuan pemerintah daerah untuk membahas isu pembangunan kota, lingkungan, dan kolaborasi antardaerah.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Kendari menyebut pelaksanaan UCLG Aspac 2026 sebagai kesempatan memperkenalkan potensi daerah ke tingkat internasional, mulai dari sektor budaya, wisata, hingga ekonomi kreatif masyarakat lokal.