BERITA TERKINI
Dari Gerobak Kaki Lima, d’BestO Tumbuh Menjadi Jaringan Cepat Saji Lokal

Dari Gerobak Kaki Lima, d’BestO Tumbuh Menjadi Jaringan Cepat Saji Lokal

JAKARTA — Perjalanan sebuah usaha kuliner lokal tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghadirkan menu yang sesuai selera pasar, tetapi juga konsistensi membangun kedekatan dengan masyarakat. Gambaran itu terlihat dari d’BestO yang berkembang dari usaha kaki lima hingga menjadi salah satu jaringan restoran cepat saji lokal di Indonesia.

Cikal bakal d’BestO bermula dari gerobak kaki lima bernama KuFC atau Kentuku Fried Chicken. Usaha tersebut didirikan oleh drh. Evalinda Amir dan drh. Setyajid pada 1994. Sejak awal, KuFC mengusung konsep makanan yang mudah dijangkau masyarakat, baik dari sisi harga, rasa, maupun ketersediaan lokasi.

Seiring berjalannya waktu, d’BestO bertransformasi menjadi restoran cepat saji lokal dengan sistem operasional yang lebih tertata. Penguatan dilakukan melalui penerapan standar layanan, penjagaan kualitas produk, serta pemenuhan sertifikasi halal.

Di tengah persaingan industri makanan cepat saji yang semakin ketat, d’BestO tetap menyasar segmen mass market. Strategi ini dijalankan dengan mempertahankan harga yang terjangkau tanpa mengabaikan kualitas dan aspek kehalalan produk.

Bagi pendirinya, konsep halal tidak hanya dipahami sebatas sertifikasi produk, tetapi juga menyentuh pembentukan budaya kerja di internal perusahaan. Evalinda menilai perjalanan tersebut turut diwarnai tantangan dalam membangun sumber daya manusia di dalam organisasi.

“Kami sadar sekali bahwa banyak karyawan kami yang low education, low economy, low religion. Saat itu hal itu menjadi PR besar bagi kami bagaimana caranya untuk mengubah, sehingga kami memunculkan aturan bernama ‘Isian Kumparan’, yaitu mewajibkan ibadah sunnah untuk semua karyawan. Karena saya percaya konsep rezeki itu adalah pemberian, bukan dari hebatnya kita, produk, dan pelayanan—itu sudah pasti harus ada dan diterapkan, namun 90%-nya adalah pemberian,” ungkap Evalinda pada acara peluncuran Buku Authentic Halal Brand, 20 Mei 2026.

Selain penguatan dari sisi produk dan operasional, d’BestO juga menjalankan berbagai kegiatan sosial. Kegiatan tersebut mencakup bantuan saat pandemi, dukungan untuk korban bencana, hingga aksi kemanusiaan untuk Palestina melalui donasi dan pembagian paket makanan.