PALEMBANG—Dapur Neka, tempat sarapan khas Sumatera Barat yang mengadopsi konsep street food, kini tampil dengan wajah baru. Pembaruan dilakukan pada tampilan, konsep ruang, hingga ragam menu yang ditawarkan, sehingga suasana dinilai lebih kekinian dan area menjadi lebih luas.
Pemilik Dapur Neka, Dedi, mengatakan pihaknya menambah pondokan serta memperluas interior untuk menampung lebih banyak pelanggan. Dengan perubahan tersebut, kapasitas Dapur Neka saat ini disebut dapat menampung hingga 150 orang sekaligus.
Selain pembenahan tempat, Dapur Neka juga memperkenalkan inovasi menu dan layanan. Mereka menghadirkan beragam jajanan pasar dan semi bakery yang diproduksi melalui dapur modern sejak pagi. Dapur Neka juga menyediakan layanan katering dengan menu yang lebih bervariasi, tidak hanya masakan Padang.
Untuk menu sarapan, Dapur Neka menyediakan lontong dengan aneka kuah, Sate Padang, Soto Padang, dan pilihan lainnya sejak pagi hari. Sementara menu makan siang mencakup olahan bakar seperti ayam, ikan, dan udang bakar.
Dedi menjelaskan, menu bakaran diolah setelah ada pesanan agar tetap segar. Selain itu, Dapur Neka menambah jajanan baru seperti donat kampung, tahu fantasi, dan risol kentang dengan peningkatan kualitas. Penyesuaian harga jajanan juga dilakukan seiring kenaikan harga kebutuhan pokok.
Melalui pembaruan ini, Dapur Neka berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan serta menjadi trendsetter, khususnya di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

